Rampok Dua Gadis di Angkot, Empat Pria Nyaris Tewas Dikeroyok Massa - Dewata News

Breaking News

Gold Ads (1170 x 350)

5/3/17

Rampok Dua Gadis di Angkot, Empat Pria Nyaris Tewas Dikeroyok Massa


Jakarta, Dewata News. Com - Empat perampok nyaris tewas dikeroyok massa di Jalan Pangeran Tubagus Angke, RT 7/5, Kelurahan Angke, Kecamatan Tambora, Jakarta Barat, Senin (1/5/2017). Keempatnya dikeroyok lantaran kepergok merampok dua wanita di dalam angkutan umum.

Keempat pelaku adalah Dedy Syahputra, 26 tahun, Andrey, 26 tahun, Muhammad Fahri, 26 tahun dan Muhammad Arip, 30 tahun. Sedangkan korbannya adalah dua perempuan warga Banten, yakni Novia Citra, 19 tahun dan Siti Mariam, 17 tahun.

"Para pelaku nyaris saja dilempar oleh warga ke kali. Beruntung anggota melintas dan mengamankannya, mereka dibawa dengan muka babak belur," tutur Kapolsek Metro Tambora, Kompol Muhammad Syafii, kepada wartawan, Selasa (2/5/2017) kemarin.

Dari tangannya, petugas berhasil mengamankan dua unit smartphone hasil rampasan dari para korban. Kanit Reskrim Polsek Metro Tambora, AKP Antonius mengatakan terungkapnya aksi ini bermula saat dua korbannya menaiki angkot dari RPTRA Kalijodo menuju kawasan kota tua. Saat melintas di kawasan Jembatan Dua, empat pelaku ini naik angkot.

"Di dalam angkot, mereka kemudian memaksa ‎sembari berpura pura membawa senjata tajam," tutur AKP Antonius.

Satu dari empat pelaku mengancam akan menusukan korban bila tak menyerahkan handphonenya. Karena takut, korban mengikuti perintah itu.

"Pas keempatnya turun angkot, dua gadis itu kemudian berteriak minta tolong. Terdengar warga yang kemudian berdatangan menghakiminya," ucap AKP Antonius.

Atas perbuatannya keempatnya dijerat dengan pasal 365 KUHP tentang pencurian dan kekerasan dengan ancaman hukuman diatas tujuh tahun penjara.

No comments:

Post a Comment

Redaksi DEWATA NEWS menerima komentar terkait artikel yang ditayangkan di DEWATA NEWS . Isi komentar menjadi tanggung jawab pengirim. Pembaca berhak melaporkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA. Redaksi DEWATA NEWS akan menilai laporan dan berhak memberi peringatan dan menutup akses terhadap pemberi komentar.

Terimakasih
www.dewatanews.com