Doa Bersama Lintas Agama "Nusantara Bersatu" di Buleleng - Dewata News

Breaking News

Gold Ads (1170 x 350)

11/30/16

Doa Bersama Lintas Agama "Nusantara Bersatu" di Buleleng


Buleleng, Dewata News. Com — Doa bersama Lintas Agama yang dibalut dalam Nusantara Bersatu, Indonesiaku yang digelar di pelataran Tugu Singa Ambara Raja (SAR) oleh 3.000 warga masyarakat dari berbagai profesi menggetarkan Gumi Panji Sakti, Singaraja, Rabu (30/11).

Kegiatan yang pertamakali diselenggarakan Kodim 1609 Buleleng menindaklanjuti ajakan Panglima TNI Jenderal Gatot Nurmantyo agar semua pihak menggunakan ikat kepala merah putih, dan berkumpul bersama tanggal 30 November 2016.

Gagasan berkumpul di lapangan terbuka itu diserukan Gatot, untuk berikrar Nusantara Bersatu. Panglima TNI ajak semua rakyat dan TNI pakai ikat kepala Merah Putih, terkait rencana demonstrasi tanggal  2 Desember 2016.

Suasana ribuan warga masyarakat, pelajar, mahasiswa dan TNI-Polri mengenakan ikat kepala Merah Putih,termasuk Plt.Bupati Made Ginaja, Ketua DPRD Buleleng Geede Supriatna, Sekda Buleleng Dewa Ketut Puspaka beserta Forum Koordinasi Pimpinan Daerah maupun seluruh pimpinan SKPD lingkup Pemkab Buleleng beserta jajarannya.

Kegiatan Nusantara Bersatu, Indonesiaku yang dimulai pukul 07.00 Wita sempat diselimuti mendung dengan rintik hujan. Namun, dengan kekuatan spiritual Wayan Manis yang anggota Babinsa Kelurahan Banjar Tegal dari Kodim 1609 Buleleng  ”nunas ring ajeng Ida Anglurah Panji Sakti” sebagai pendiri Kota Singaraja, rintik hujan sirna.


Setelah Plt. Bupati Buleleng Made Gunaja memberikan sambutanj dilanjutkan dengan Orasi Kebangsaan oleh Haji Abdurrahma.LC selaku Ketua MUI Buleleng, serta dharma wacana yang disampaikan oleh Ida Pandita Empu Nabe Dwija Sandiyasa dari Geria Desa Pancasari, Kecamatan Sukasada.

Selanjutnya pembacaan puisi dari siswa SMK Negeri 1 Singaraja, diantaranya Wina menggemakan Orator Kepada Pewaris Bangsa yang ditulis guru pembina-nya Nyoman Geria, S.Pd. Melalui puisi yang digemakan oleh siswi berpostur bongsor ini mengajak pewaris bangsa tidak melupakan makna Proklamasi ketika bangsa Indonesia meneriakkan Kemerdekaannya.

Doa Bersama Lintas Agama yang dituntun masing-masing oleh Sutisna (Islam), Pendeta Mebin Tumanggor (Protestan),Robert (Katolik),Supema (Budha), Chi Su Liong (Konghucu) serta Ketut Rupa (Hindu).

Mengawali kegiatan Doa Bersama Lintas Agama itu, tampilnya marching band dari SMAN1 dan SMPN1 Singaraja, SMA Lab Singaraja,SMA Saraswati dan SMA Karya Wisata Singaraja, sementara lagu-lagu perjuangan dikumandangkan dari Aubade SMK Bali Mandara.

Sukses penyelenggaraan kegiatan Doa Bersama Lintas Agama yang dikemas dalam Nusantara Bersatu, Indonesiaku membawa ”senyum kemenangan” Dandim 1609 Buleleng Letkol Inf. Slamet Winarto,SE beserta jajarannya.

Plt.Bupati Buleleng Made Gunaja usai acara kepada para awak media mengatakan, kegiatan untuk perdamaian ini perlu terus ditumbuhkembangkan yang sudah menjadi komitmen bersama, sehingga moment seperti ini tidak sekedar seremonial saja. Ia berharap semua elemen masyarakat di Kabupaten Buleleng khususnya bersatu saling bahu membahu mengamankan NKRI, menjaga Bhineka Tunggal Ika.

”Terlebih Buleleng saat ini dalam suasana menghadapi Pilkada, marilah kita secara bersama-sama menjaga keragaman, sehingga  keamanan dan kedamaian terus kita jaga ”salulung sabayantaka”  mewujudkan shanti jagaditha di Kabupaten Buleleng,” imbuhnya berharap. (DN ~ TiR).—

No comments:

Post a Comment

Redaksi DEWATA NEWS menerima komentar terkait artikel yang ditayangkan di DEWATA NEWS . Isi komentar menjadi tanggung jawab pengirim. Pembaca berhak melaporkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA. Redaksi DEWATA NEWS akan menilai laporan dan berhak memberi peringatan dan menutup akses terhadap pemberi komentar.

Terimakasih
www.dewatanews.com