BBDF Dialihkan ke Tejakula, Pemuteran Digetarkan dengan Festival - Dewata News

Breaking News

Gold Ads (1170 x 350)

11/14/16

BBDF Dialihkan ke Tejakula, Pemuteran Digetarkan dengan Festival


Buleleng, Dewata News. Com — Sukses duakali penyelenggaraan Buleleng Bali Dive Festival (BBDF) yang mengedepankan potensi kekayaan bawah laut Pemuteran hingga kawasan laut Pulau Menjangan yang dipusatkan di Teluk Pantai Pemuteran, Kecamatan Gerokgak, ternyata  ke depan dijadikan acuan untuk menggelar Festival Pemuteran.

”Seni budaya khas Buleleng, Bali Utara tidak kalah dengan kabupaten/kota lain di Bali. Pengembangan dan pelestarian seni dan budaya tersebut dikemas dengan sejumlah festival. Festival itu, tidak saja berskala kecamatan, kabupaten, bahkan nasional. Untuk tahun 2017, Buleleng akan menggelar Festival Pemuteran, di samping festival yang telah rutin digelar, baik Buleleng Festival, Buleleng Endek Karnaval, Twin Lake Festival Buyan-Tamblingan maupun Lovina Festival,” kata Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Buleleng, Nyoman Sutrisna di Singaraja, Senen (14/11).

Terkait dengan rencana Festival Pemuteran yang dipusatkan di Teluk Pemuteran tersebut, menurut Nyoman  Sutrisna yang baru seumur jagung menjabat Kadisbudpar Buleleng,namun sudah banyak mendulang prestasi dengan berbagai pernghargaan ini, masih dikoordinasikan dengan pihak-pihak terkait.

Sementara kegiatan BBDF yang sudah dua kali digelar di Teluk Pemuteran, menurut Kadisbudpar Sutrisna, akan dialihkan ke Buleleng timur, tepatnya di sekitar Desa Bondalem dan Tejakula, Kecamatan Tejakula.

Kenapa BBDF di Teluk Pemuteran yang sudah mendapat apresiasi positif, baik dari Kementrian Kelautan maupun Kementrian Pariwisata itu dialihkan?

Menurut Kadisbudpar Buleleng Nyoman Sutrisna, mengingat Desa Bondalem maupun Desa Tejakula memiliki potensi keindahan bawah laut yang hampir sama dengan yang ada di Buleleng barat. Dua titik kawasan itu sama-sama merupakan daerah konservasi.

“Di Buleleng timur, pelestarian terumbu karang dan biota lautnya tidak kalah dengan Pemuteran dan sekitarnya. Kami alihkan BBDF ke Buleleng timur, agar promosi potensi bahari di Buleleng dapat merata, tidak hanya di Buleleng barat dan Buleleng tengah,” kata Sutrisna.

Kata dia, potensi wisata di Buleleng timur sangat beragam. Selain keindahan bawah laut, Buleleng timur memiliki sejumlah kesenian dan tradisi unik dan  tiada duanya di dunia. Seperti, Wayang Wong khas Tejakula yang sudah mendapat pengakuanj Unesco, dan tradisi Macakcakan di Desa Sambirenteng.

Lanjut dia, Festival Pemuteran dirancang lebih mengedepankan wisata spiritual dan perpaduan kesenian tradisi-modern. Maklum saja di Buleleng barat yang sebagian besar wilayahnya masuk dalam wilayah konservasi Taman Nasional Bali Barat (TNBB). Di kawasan ini ada situs perjalanan Danghyang Nirartha dengan peninggalan sejumlah Pura. Antara lain. Pura Pulaki, Pabean, Melanting, Kertha Kawat, dalam satu kawasan.

Belum lagi keasrian Pulau Menjangan dengan pesona aura spiritualnya yang sangat kental yang didukung keberadaan sejumlah pura di pulau kecil itu. “Nah ini yang akan kami kemas, bersama dengan warga setempat. Kami juga memasukkan upaya konservasi terumbu karang yang sudah mendapatkan penghargaan dunia,” imbuhnya.

Sementara itu, penyusunan kalender even 2017 juga sedang dalam tahap penggarapan. Ada belasan festival yang masuk dalam kalender even tersebut. Diantaranya, sembilan festival tersebar di sembilan kecamatan, disamping Buleleng Festival, Buleleng Endek Karnaval, Twin Lake Festival, Festival Lovina dan BBDF.

Ending dari BBDF yang sudah mampu menggerakkan swadaya masyarakat ini, jelas Kadisbudpar Buleleng Nyoman Sutrisna, pada saatnya nanti menjadikan Buleleng di Bali Utara ini sebagai penyelenggara BBDF secara internasional. (DN ~ TiR).—

No comments:

Post a Comment

Redaksi DEWATA NEWS menerima komentar terkait artikel yang ditayangkan di DEWATA NEWS . Isi komentar menjadi tanggung jawab pengirim. Pembaca berhak melaporkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA. Redaksi DEWATA NEWS akan menilai laporan dan berhak memberi peringatan dan menutup akses terhadap pemberi komentar.

Terimakasih
www.dewatanews.com