Ketua Panwaslih Ariani: 148 PPL Siap Awasi Pilkada Buleleng - Dewata News

Breaking News

Home Top Ad

Gold Ads (1170 x 250)

9/20/16

Ketua Panwaslih Ariani: 148 PPL Siap Awasi Pilkada Buleleng


Buleleng, Dewata News.com — Ketua Pengawas Pemilihan (Panwaslih) Pilkada Buleleng Ni Ketut Ariani menegaskan, sebanyak 148 pengawas pemilihan lapangan (PPL) yang tersebar secara menyeluruh di desa dan kelurahan, sudah siap melakukan pengawasan di desa-kelurahan pada Pilkada Buleleng 2017, menyusul telah resmi mereka dilantik.

”Sebanyak 184 orang PPL yang tersebar di seluruh desa-kelurahan di Kabupaten Buleleng sudah siap melakukan tugas pengawasan tahapan Pilkada Buleleng, setelah resmi mereka lantik,” kata Ketua Panwaslih Buleleng Ni Ketut Ariani di Singaraja, Selasa (20/09).
 
Ketut Ariani yang sudah langganan jadi Ketua Panwaslih Buleleng ini mengungkapkan, 148 anggota PPL yang telah dilantik di awal pecan ini, menjadi ujung tombak pengawasan pelaksanaan Pilkada Buleleng 2017. Sehingga upaya maksimalisasi tugas-tugas pengawasan akan terus dilakukan terhadap para PPL melalui Panwascam di setiap kecamatan.
 
“Dengan keberadaan PPL di setiap desa dan kelurahan akan lebih meningkatkan pola pengawasan saat Pilkada Buleleng, termasuk nantinya akan dibentuk pengawasan pada tingkat TPS”, ucap Ketut Ariani.
 
Dalam pelantikan 148 anggota PPL di Kabupaten Buleleng, lanjut Ariani, dilakukan pengambilan sumpah jabatan, yang disaksikan Ketua Bawaslu Provinsi Bali Ketut Rudia, anggota Panwaslih Kabupaten Buleleng dan Panwascam di 9 kecamatan serta instansi terkait di tingkat kecamatan.
 
Setelah dilakukan pelantikan, lanjut Ketua Panwaslih Buleleng Ni Ketut Ariani, 148 PPL mendapat bimbingan teknis, terkait pelaksanaan pengawasan yang dilakukan dalam berbagai tahapan pelaksanaan Pilkada Buleleng 2017. (DN – TiR).—

No comments:

Post a Comment

Redaksi DEWATA NEWS menerima komentar terkait artikel yang ditayangkan di DEWATA NEWS . Isi komentar menjadi tanggung jawab pengirim. Pembaca berhak melaporkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA. Redaksi DEWATA NEWS akan menilai laporan dan berhak memberi peringatan dan menutup akses terhadap pemberi komentar.

Terimakasih
www.dewatanews.com