Kabar Nasional : Panik Dikejar Massa, Jambret Ceburkan Diri ke Sungai di Tambora - Dewata News

Breaking News

Home Top Ad

Gold Ads (1170 x 250)

9/20/16

Kabar Nasional : Panik Dikejar Massa, Jambret Ceburkan Diri ke Sungai di Tambora


Jakarta, Dewata News. Com - Panik dengan banyaknya massa yang hendak menangkapnya, dua penjambret menceburkan diri ke sungai di wilayah Tambora, Jakarta Barat. Keduanya pun tertangkap. Kedua penjambret itu, yakni Heriyanto, 23 tahun dan Sukma Susendi, 23 tahun. Sedangkan korbannya adalah WNA Tiongkok bernama Zhang Wenfeng, 28 tahun yang tengah berlibur.

Aksi penjambretan itu terjadi Minggu (18/9) sekira pukul 14.00 WIB di Jalan petike, RT 11/1, Kelurahan Tambora, Kecamatan Tambora, Jakarta Barat.

Kapolsek Metro Tambora, Kompol Syafi'i, mengatakan, kejadian berawal ketika korban berjalan kaki di sekitar lokasi kejadian sambil memegang ponselnya. Saat itu, tiba-tiba dari arah kanan ada dua orang laki-laki yang tidak dikenal berboncengan sepeda motor dan merampas ponsel korban.

"Korban kemudian berteriak-teriak sampai menarik perhatian warga sekitar," kata Kapolsek kepada wartawan, Selasa (20/9) pagi.

Kedua pelaku panik saat warga mengejarnya. Keduanya lari ke sungai dan menyeburkan diri. Namun naas aksi penyelamatannya gagal, lantaran warga langsung menyeretnya ke daratan dan menghajarnya hingga babak belur. Bahkan pelaku bernama Heriyanto perlu mendapat beberapa jahitan di kepalanya akibat pukulan warga.

Dari tangan kedua tersangka, polisi menyita 1 unit ponsel merek Xiaomi seharga Rp 2 juta dan 1 sepeda motor Yamaha Mio Soul 125 warna hitam putih bernomorpolisi B 6562 UTV.

Akibat perbuatannya, dua warga Penjaringan tersebut dijerat Pasal 365 KUHP tentang Pencurian dengan kekerasan dengan ancaman hukuman penjara di atas lima tahun. (DN - HuM)

No comments:

Post a Comment

Redaksi DEWATA NEWS menerima komentar terkait artikel yang ditayangkan di DEWATA NEWS . Isi komentar menjadi tanggung jawab pengirim. Pembaca berhak melaporkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA. Redaksi DEWATA NEWS akan menilai laporan dan berhak memberi peringatan dan menutup akses terhadap pemberi komentar.

Terimakasih
www.dewatanews.com