"Berkarya dengan Menyembah" Tutup Acara Pisah Kenal Kapolres Buleleng - Dewata News

Breaking News

Gold Ads (1170 x 350)

9/27/15

"Berkarya dengan Menyembah" Tutup Acara Pisah Kenal Kapolres Buleleng

  AKBP Harry Haryadi didampingi istri perkenalkan diri disela 
Bupati Putu Agus Suradnyana memberikan sambutan Pisah Kenal Kapolres Buleleng   

Buleleng, Dewata News.com —   "Berkarya dengan Menyembah" judul puisi yang digemakan Made Tirthayasa sebagai cenderamata pengantar tugas AKBP Kurniadi, SH, SIK, Msi ke tempat tugas jabatan baru sebagai Wakil Direktur Kriminal Khusus (Wadir Krimsus) Polda NTT di Kupang, dan AKBP Harry Haryadi Badjuri, SIK, M.Hum menjadi orang nomor 1 di jajaran Polres Buleleng.

     Puisi yang diambil dari Bhagawad Gita III itu dengan vokal dibawakan Tirthayasa sebagai awak media online Dewata News dan Pos Bali menghipnotis undangan yang memenenuhi Gedung Mr. Ketut Puja menutup acara Pisah Pamit  Kapolres Buleleng, Sabtu (26/09) malam. 

    Sebelumnya pemberian cenderamata kepada Kurniadi didampingi istri itu, diawali oleh Bupati Putu Agus Suradnyana, Ketua DPRD Buleleng Gede Supriatna dan Wabup Sutjidra, maupun Forkom Muspida serta sejumlah undangan lainnya, termasuk pejabat teras Polres Buleleng.

   Selaku pengganti dan pelanjut tugas-tugas yang telah dilaksanakan AKBP Kurniadi, SH, SIK, Msi sebagai Kapolres Buleleng, AKBP Harry Haryadi, Badjuri, SIK, M.Hum, mengaku tidak pernah bermimpi dapat penugasan di kabupaten belahan Utara Bali ini.

   Bahkan, ketika selama dua tahun bertugas di ”Bumi Mekepung” Jembrana, Harry kelahiran Jambi ini saat menyelam di perairan laut Buleleng pada kedalaman lebih dari 15 meter ketemu ikan hiu. ”Saat ditanya kenapa dirinya tidak dimakan ikan hiu itu, karena saya anak buahnya Agus Suradnyana,” kata Harry Haryadi didampingi istri saat acara Kenal Pamit Kapolres Buleleng di Gedung Mr. Puja, area eks Pelabuhan Buleleng, Sabtu (26/09) malam.

 Tarian Bali mengawali acara Pisah Kenal Kapolres Buleleng
                             
    Pada kesempatan itu, Harry Haryadi bersama istri diberi peluang ditengah Bupati Buleleng Putu Agus Suradnyana menyampaikan sambutan yang pada intinya ”welcome” di jajaran Forum Komunikasi Pimpinan Daerah melanjutkan kepemimpinan Kurniadi untuk membangun Buleleng, dengan model-model pendekatan kepada masyarakat.

    Harry Haryadi ketika melaksanakan tugas pertama di jajaran Kepolisian di Yogjakarta, sehingga menyunting istri asli Jawa. Mengawali tugas menapaki wilayah Pulau Dewata beranjak langkah di Polda Bali untuk selanjutnya dipercaya menjadi kapolres, baik di ujung timur maupun ujung barat,dan kini di belahan utara Bali. ”Saya berharap kerja sama dan dukungan  semua elemen masyarakat agar terus dilanjutkan dan ditingkatkan dalam mewujudkan rasa aman dan rasa tertib di Buleleng,” pintanya.
                                                              
   Sementara Kurniadi didampingi istri yang segera menduduki jabatan promosi sebagai Wakil Direktur Kriminal Khusus (Wadir Krimsus) Polda NTT, setelah acara malam itu langsung meninggalkan Buleleng. Ia mengaku secara efektif melaksanakan tugas di Buleleng 8 bulan dan bersama bupati langsung ke pelosok-pelosok desa, termasuk di wilayah SCTP (Sidatapa, Cempaga, Tigawasa, Pedawa) sebagai penghasil anyaman terbaik di Bali Utara.    

  AKBP Kurniadi didampingi istri mohon pamit ke tempat tugas baru di Polda NTT.
                   
    ”Saya beserta keluarga menyampaikan apresiasi ats kerjasama dan dukungan kepada Polres Buleleng dalam mewujudkan rasa aman dan rasa tertib di kabupaten belahan Utara Bali ini,” ungkapnya.   

     Setelah pemberian cenderamata kepada Kurniadi didampingi istri yang diawali oleh Bupati, Ketua DPRD Buleleng Gede Supriatna dan Wabup Sutjidra serta sejumlah undangan lainnya, acara ditutup  oleh Made Tirthayasa menyampaikan cenderamata pengantar tugas Kurniadi dan Harry Haryadi yang dikemas dengan pembacaan puisi ”Bekerja dengan Menyembah”. (DN ~ TiR).

No comments:

Post a Comment

Redaksi DEWATA NEWS menerima komentar terkait artikel yang ditayangkan di DEWATA NEWS . Isi komentar menjadi tanggung jawab pengirim. Pembaca berhak melaporkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA. Redaksi DEWATA NEWS akan menilai laporan dan berhak memberi peringatan dan menutup akses terhadap pemberi komentar.

Terimakasih
www.dewatanews.com