Jelang MEA 2016, Bali Dituntut Siapkan SDM Konstruksi - Dewata News

Breaking News

Gold Ads (1170 x 350)

6/10/15

Jelang MEA 2016, Bali Dituntut Siapkan SDM Konstruksi


Denpasar, Dewata News. Com - Dalam masa-masa krusial jelang pelaksanaan Masyarakat Ekonomi Asean (MEA) Tahun 2016, Bali dituntut harus menyiapkan sumber daya manusia konstruksi agar bisa menjadi tuan rumah di daerahnya sendiri. Untuk itu merupakan kewajiban Pemerintah Daerah  menyiapkan tenaga kerja atau sumber daya manusia konstruksi yang kompeten dan bersertifikasi sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan sehingga bisa berkompetensi tidak hanya pada tingkat lokal, nasional bahkan internasional. 

Demikian disampaikan Gubernur Bali Made Mangku Pastika dalam pidatonya yang dibacakan oleh Wakil Gubernur Bali saat menghadiri Rapat Paripurna Penyampaian Penjelasan Kepala Daerah terhadap Raperda tentang Pertanggungjawaban Pelaksanaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah Provinsi Bali tahun Anggaran Tahun 2014, dan Raperda tentang Jasa Konstruksi di Ruang Sidang Utama kantor DPRD Provinsi Bali, Rabu (10/6).

Jasa konstruksi mempunyai peran strategis dalam pembangunan ia berharap peningkatan kegiatan konstruksi di Daerah perlu didukung dengan peningkatan kualifikasi dan kinerja jasa konstruksi daerah, yang tercermin pada peningkatan mutu produk, ketepatan waktu pelaksanaan, efisiensi pemanfaatan sumber daya manusia, modal, dan teknologi dalam penyelenggaraan jasa konstruksi. 

Pada kesempatan itu Pastika juga menyampaikan realisasi APBD Tahun Anggaran 2014, terkait Raperda tentang Pertanggungjwaban Pelaksanaan APBD Tahun Anggaran  2014  sebagai  wujud  Pertanggungjawaban  Pemerintah  Provinsi  Bali  atas  pengelolaan Keuangan Daerah.  Posisi   Aset   pada   Neraca   per  31  Desember  2014  mengalami   peningkatan   Rp. 327.545.223.137,92 atau 5.38% dari jumlah Aset pada Neraca per 31 Desember 2015 yang  juga  membawa dampak positif pada peningkatan Ekuitas Dana Tahun 2014 sebesar Rp. 249.297.791.922,64 atau 4.26 % dari Ekuitas Dana Tahun 2013.

Hal senada disampaikan Wakil Gubernur Bali Ketut Sudikerta dalam wawancaranya dengan awak media. Ia menyatakan untuk memperoleh kualitas yang bagus dari jasa konstruksi memang diperlukan regulasi yang pasti untuk menatanya, yang diharapkan bisa menghasilkan capaian multi manfaat. Wagub juga mengapresiasi realisasi anggaran Tahun 2014 yang rata-rata capaiannya diatas 80 %. (DN - HuM)

No comments:

Post a Comment

Redaksi DEWATA NEWS menerima komentar terkait artikel yang ditayangkan di DEWATA NEWS . Isi komentar menjadi tanggung jawab pengirim. Pembaca berhak melaporkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA. Redaksi DEWATA NEWS akan menilai laporan dan berhak memberi peringatan dan menutup akses terhadap pemberi komentar.

Terimakasih
www.dewatanews.com