Terkait Keputusan Menpora, Klub Tetap Komit dibawah PSSI dan Liga - Dewata News

Breaking News

Gold Ads (1170 x 350)

4/27/15

Terkait Keputusan Menpora, Klub Tetap Komit dibawah PSSI dan Liga


Jakarta, Dewata News. Com - Terkait dengan keputusan Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora), Imam Nahrawi yang membekukan PSSI berujung pada kacaunya kompetisi yang telah digelar selama ini. Untuk menanggapi hal tersebut, 18 tim QNB League 2015 melakukan pertemuan dengan PSSI dan LIGA Indonesia. Pertemuan yang dilakukan di Hotel Sultan, Senayan, Jakarta, Minggu (26/4) dipimpin oleh Ketua Umum PSSI, La Nyalla Mattaliti dan CEO LIGA, Joko Driyono.

Pertemuan ini dilakukan sebelum bertemu Menpora di Kantor Kemenpora, Senayan, Jakarta, Senin (27/4) hari ini. Seluruh perwakilan 18 tim QNB League memastikan akan hadir dalam pertemuan tersebut.

Meski begitu klub-klub ini tetap komitmen ikut kompetisi yang digawangi PSSI dan LIGA Indonesia. Dan dengan tegas menolak adanya tim transisi yang memilih atau mewadahi kompetisi nanti.

"Kami tidak akan ikut kompetisi yang dibuat Kemenpora. Kami berada di bawah PSSI, kami hanya mau ikut kompetisi buatan PSSI dan bukan buatan Kemenpora atau siapapun," kata Henry Wairara, Manajer Tim Persiram Raja Ampat, seperti dilansir pssi.org.

"Kami adalah anggota FIFA dan AFC, kami bisa kena sanksi jika kami ikut kompetisi buatan Kemenpora," tambahnya.

Sedangkan Rocky Bebena selaku Sekretaris Umum Persipura mengatakan saat ini seluruh tim QNB League tetap solid dan satu suara.

"Saat ini kami juga sedang berjuang di AFC Cup bersama juga tim Persib. Kami hanya mau ikut kompetisi yang dibawah PSSI. Menpora saya harap cepat sadar dan dapat merasakan bagaimana beratnya mengurusi klub yang tidak hanya ikut kompetisi di dalam negeri," jelas Rocky.

No comments:

Post a Comment

Redaksi DEWATA NEWS menerima komentar terkait artikel yang ditayangkan di DEWATA NEWS . Isi komentar menjadi tanggung jawab pengirim. Pembaca berhak melaporkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA. Redaksi DEWATA NEWS akan menilai laporan dan berhak memberi peringatan dan menutup akses terhadap pemberi komentar.

Terimakasih
www.dewatanews.com