Seririt Diguncang Gempa, Warga Berhamburan Keluar Rumah - Dewata News

Breaking News

Gold Ads (1170 x 350)

4/11/14

Seririt Diguncang Gempa, Warga Berhamburan Keluar Rumah




Buleleng (Dewata News)  Sejumlah warga di wilayah Kecamatan Seririt, Buleleng sempat dikejutkan adanya guncangan gempa yang terjadi, Jumat (11/04) sekitar pukul 11.55 wita.

     Warga yang tengah melakukan aktifitas sempat semburat keluar ruangan oleh guncangan gempa yang relatif tidak besar itu. Warga mengaku kaget dan memilih untuk keluar karena masih trauma dengan gempa bumi yang terjadi di Seririt tahun 1976 silam.

     Dari pantaun siang itu, guncangan gempa bumi yang menurut BMKG berkekuatan 3,6 SR itu tidak saja mengguncang kawasan Seririt dan sekitarnya, namun juga di kawawan Desa Banyuatis, Kecamatan Banjar dan sekitarnya yang merasakan guncangan yang sama.

     Salah satu warga Banyuatis, Nyoman Redes mengaku guncangan gempa tersebut tidak terlalu besar namun sempat mengagetkan warga. ”Tidak ada kerusakan yang ditimbulkan, warga sebagian sempat keluar rumah setelah guncangan tersebut,” jelasnya.

     Hal yang sama dirasakan warga Seririt dan sekitarnya. Hanya saja, warga Seririt lebih waspada dengan guncangan gempa bumi siang itu yang berpusat di 22 Km Utara Tabanan dengan kedalaman 10 km itu. Pasalnya, tahun 1976 silam pernah terjadi genpa bumi cukup dahsyat dan meluluh lantakkan wilayah Seririt  ini dengan meninggalkan korban jiwa yang cukup banyak.

     ”Kami tengah duduk-duduk didalam rumah dan merasakan guncangan kecil oleh gempa bumi,” ujar Putu Sedana salah seorang warga Seririt.

    Menurutnya, ia pernah merasakan gempa dahsyat tahun 1976, sehingga tak mau ambil resiko berdiam di dalam rumah jika ada guncangan. ”Saya sendiri masih trauma dengan kejadian gempa bumi 37 tahun lalu sehingga jika ada guncangan gempa, kami pasti lari keluar rumah,” ucapnya. (DN~TiR).—

No comments:

Post a Comment

Redaksi DEWATA NEWS menerima komentar terkait artikel yang ditayangkan di DEWATA NEWS . Isi komentar menjadi tanggung jawab pengirim. Pembaca berhak melaporkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA. Redaksi DEWATA NEWS akan menilai laporan dan berhak memberi peringatan dan menutup akses terhadap pemberi komentar.

Terimakasih
www.dewatanews.com