![]() |
| Dewata News - Kapolda Bali Saat Sesi Wawancara |
Dewata News - Denpasar
Kapolda Bali Irjen Pol Benny Mokalu mengungkapkan, adanya larangan penggunaan ponsel di area tempat pemungutan suara bagi personel Polri yang melakukan pengamanan pemilu legislatif, lebih diartikan menjaga kewaspadaan personelnya. Ia juga mengungkapkan agar semua personelnya tetap Siaga dan bisa mendeksi semua gejala hal-hal yang tidak diinginkan.
Untuk mensukseskan jalannya Pemilihan Umum Legislatif (Pileg), Pemilihan Presiden (Pilpres), hingga pemilihan Kepala Daerah (Pilkada), aparat Kepolisian Polda Bali menurunkan dua per tiga dari kekuatannya untuk mengamankan jalannya pesta demokrasi. Untuk itu, banyak hal yang dilakukan oleh instansi pengamanan di Bali tersebut. Mulai dari mengawal, mengawasi hingga mendeteksi hal-hal yang tidak diinginkan selama penyelenggaraan Pemilihan Umum Legislatif (Pileg) 2014.
Ia juga mengatakan, pola pengamanan yang akan diterapkannya nanti terdiri dari Pola Aman, Rawan 1 dan Rawan 2. Dua per tiga personel itu juga akan dibantu personel Linmas. Untuk itu, tambahnya, pihaknya akan menurunkan personelnya baik yang ada di Polda Bali maupun di tingkat Polres dan Polsek- polsek untuk membantu mengamankan 8.095 tempat pemilihan suara (TPS) yang ada di seluruh wilayah Provinsi Bali.
Untuk diketahui bahwa aparat kepolisian yang diterjunkan langsung dalam pengamanan pemilihan umum legislatif 2014, nantinya tidak diperkenankan untuk membawa berbagai jenis senjata api dan tajam. Baik itu dari unsur Reskrim maupun Intel. Hal tersebut sesuai dengan Arahan dari Mabes Polri yang tertuang dalam Telegram Rahasia (TR), yang dikirim ke beberpa Kepolisian Daerah (Polda) se Indonesia.

No comments:
Post a Comment
Redaksi DEWATA NEWS menerima komentar terkait artikel yang ditayangkan di DEWATA NEWS . Isi komentar menjadi tanggung jawab pengirim. Pembaca berhak melaporkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA. Redaksi DEWATA NEWS akan menilai laporan dan berhak memberi peringatan dan menutup akses terhadap pemberi komentar.
Terimakasih
www.dewatanews.com