Dewata News - Pemerintah Malaysia menuding jika pesawat MH370 yang saat ini belum diketahui keberadaannya sempat melintas di zona udara Indonesia. TNI Angkatan Udara (AU) Indonesia membantah lantaran pesawat berisi 290 penumpang tersebut tidak pernah terdeteksi radar. Namun demikian, Sunaryo menegaskan pihaknya tetap membantu pencarian pesawat yang hilang sejak 8 Maret 2014 lalu dan menerima negara lain yang ingin melintas di zona udara Indonesia guna melakukan pencarian.
Informasi yang dihimpun, jika terdapat pesawat dengan flight number asing yang terdeteksi radar Indonesia, maka anggota radar militer AU akan berkoordinasi dengan Air Traffic Control (ATC). Jika pihak ATC menyampaikan tidak terdapatnya penerbangan dengan flight number tersebut saat itu, maka pihak TNI AU akan melakukan identifikasi visual dengan mengirimkan dua pesawat identifikasi guna mengimbau kepada pesawat asing itu untuk turun dengan dikawal. Apabila pesawat asing tersebut melakukan perlawanan saat dikawal menuju landasan, maka pihak AU berhak untuk langsung menembak pesawat asing tersebut.

No comments:
Post a Comment
Redaksi DEWATA NEWS menerima komentar terkait artikel yang ditayangkan di DEWATA NEWS . Isi komentar menjadi tanggung jawab pengirim. Pembaca berhak melaporkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA. Redaksi DEWATA NEWS akan menilai laporan dan berhak memberi peringatan dan menutup akses terhadap pemberi komentar.
Terimakasih
www.dewatanews.com