Ketahui Tentang Rumor Coca-cola - Dewata News

Breaking News

Gold Ads (1170 x 350)

4/4/14

Ketahui Tentang Rumor Coca-cola



Dewata News - Tahukah Anda ?

Sebagai perusahaan minuman ringan terbesar di dunia, wajar saja jika Coca-Cola diterpa banyak omongan miring. Contohnya adalah larangan mengonsumsi Coca-Cola dan Mentos berbarengan, atau Coca-Cola mendukung Amerika dan Israel. Mitos ini sampai ke pihak Coca-Cola. Merekapun menjawab berbagai tuduhan tersebut lewat situs resminya .

1. Berbahaya mengonsumsi Coca-Cola dan Mentos berbarengan
Di dunia maya banyak beredar video Coca-Cola yang dicampur permen Mentos bisa berubah jadi air mancur soda. Dari sini, beredar rumor bahwa mengonsumsi Coca-Cola dan Mentos berbarengan bisa menyebabkan kematian.

Air mancur soda terjadi karena karbon dioksida dalam Coca-Cola memasuki permukaan Mentos yang berpori. Namun, hal ini tak akan terjadi jika permen dikunyah, karena permukaan permen yang diperlukan untuk pembentukan gelembung karbon dioksida jadi rusak. Fenomena tersebut juga tidak akan terjadi jika permen ditelan utuh lalu Coca-Cola diteguk. Pasalnya, kadar karbon dioksida dan tekanan yang dihasilkan dalam botol dua liter lebih besar daripada yang dihasilkan di lambung.

2. Coca-Cola bisa jadi bahan pembersih
Coca-Cola disebut-sebut bisa menghilangkan noda lemak pada baju bahkan bisa jadi alternatif bahan pembersih toilet dan penghilang karat pada mesin. Diduga, hal ini terjadi karena Coca-Cola bersifat sangat asam.

Coca-Cola mengaku bahwa produknya mengandung asam, layaknya beberapa makanan lain. Merekapun tak menutup kemungkinan bahwa produknya berefek membersihkan. Namun, Coca-Cola menganjurkan konsumen menggunakan produk yang khusus dirancang untuk membersihkan atau menghilangkan karat.

3. Coca-Cola bisa melarutkan gigi
Konon, gigi yang dimasukkan ke segelas Coca-Cola bisa larut hanya dalam waktu semalam. Lagi-lagi, kandungan asam dalam Coca-Cola yang diduga jadi penyebabnya. Asam memang bisa merusak gigi. Namun, menurut Coca-Cola, efek asam dari makanan dan minuman terhadap enamel gigi bisa diredam karena gigi kita selalu dibasahi air liur.

4. Coca-Cola mendukung Amerika dan Israel
Di Indonesia dan di beberapa negara terutama di Timur Tengah, Coca-Cola pernah diboikot karena dianggap merupakan perusahaan Amerika atau Israel. Raksasa minuman ini juga dituduh menyumbangkan keuntungannya untuk kaum Yahudi. Perusahaan tersebut menjawab, Coca-Cola adalah perusahaan internasional. Bisnis Coca-Cola di setiap negara adalah bisnis lokal, mulai dari produksi, penjualan, sampai pendistribusiannya.

No comments:

Post a Comment

Redaksi DEWATA NEWS menerima komentar terkait artikel yang ditayangkan di DEWATA NEWS . Isi komentar menjadi tanggung jawab pengirim. Pembaca berhak melaporkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA. Redaksi DEWATA NEWS akan menilai laporan dan berhak memberi peringatan dan menutup akses terhadap pemberi komentar.

Terimakasih
www.dewatanews.com