
Buleleng (Dewata News)
Hari ini seluruh umat Hindu melaksanakan Tapa Brata Penyepian yang diharapkan menjadi momentum penting dalam membangun kesadaran umat di tengah arus modernisasi.
Keheningan dan rasa damai benar-benar dirasakan, tidak hanya oleh umat Hindu, namun juga warga lainnya yang tinggal di Pulau Dewata.
Seluruh aktivitas kecuali di beberapa tempat, seperti rumah sakit, dihentikan. Hal yang ada adalah ketenangan.
Suasana ketenangan ini terasa, setelah upacara pengerupukan dan kegiatan
mengarak ogoh-ogoh, Minggu (30/3) malam. Tidak ada tempat hiburan, seperti kafe
hingga tempat dugem di kawasan wisata Lovina yang buka. Bahkan, lampu
penerangan jalan mulai pukul 22.00 Wita sudah dimatikan
Jalanan di semua tempat yang biasanya ramai dan sesak oleh kendaraan, kini sepi. Demikian juga dengan siaran televisi dan radio juga terhenti.
Beberapa pecalang berpakaian adat tampak mengawasi dan memastikan agar pelaksanaan Nyepi berlangsung aman, tertib, dan khidmat. (DN~TiR).—
No comments:
Post a Comment
Redaksi DEWATA NEWS menerima komentar terkait artikel yang ditayangkan di DEWATA NEWS . Isi komentar menjadi tanggung jawab pengirim. Pembaca berhak melaporkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA. Redaksi DEWATA NEWS akan menilai laporan dan berhak memberi peringatan dan menutup akses terhadap pemberi komentar.
Terimakasih
www.dewatanews.com