Melasti di Jembrana Diikuti Ribuan Umat Hindu - Dewata News

Breaking News

Gold Ads (1170 x 350)

3/28/14

Melasti di Jembrana Diikuti Ribuan Umat Hindu


Jembrana (Dewata News)

Tiga hari sebelum pergantian Tahun Saka 1935 menuju Tahun Saka 1936 yang dirayakan dengan Panyepian, Jumat (28/3) pagi hingga siang sebagian besar pantai di Jembrana dipadati ribuan umat Hindu untuk melaksanakan Upacara Melasti sebagai bagian dari prosesi pelaksanaan Hari Suci Nyepi Tahun Baru Saka 1936 yang jatuh pada hari Senin (31/03).

       Dalam Upacara Melasti di Jembrana ratusan pralingga dan pratima dari seluruh pura termasuk mrajan dadia se- Jembrana yang sangat disakralkan, bahkan disucikan oleh umat Hindu turun ke laut untuk mendapatkan percikan air suci / tirta amerta yang diyakini akan mampu meningkatkan kesucian pralingga maupun pratima tersebut.


      Sebanyak 13 titik pantai di Jembrana menjadi pusat pelaksanaan Melasti yang digelar setahun sekali setiap menjelang Perayaan Nyepi.


      Ratusan pralingga dan pratima yang diiring oleh penyungsungnya masing-masing sekitar pukul 07.00 Wita sudah dibawa ke Pura Segara dekat pantai dengan berjalan kaki dan diikuti oleh umat dari Desa Pakraman masing-masing.

     Bupati Jembrana I Putu Artha saat Melasti berlangsung melakukan pemantauan sekaligus persembahyangan bersama dengan ribuan umat Hindu di tiga titik Pelastian, yaitu di Pura Segara Yeh Kuning, Pura Segara Pengambengan dan Pura Segara Candikusuma.

     Sementara Wakil Bupati Jembrana I Made Kembang Hartawan melakukan pemantauan dan persembahyangan di Pantai Pangyangan.

    Menurut Bupati Artha, pelaksanaan Melasti merupakan bagian dari tahapan pelaksanaan Hari Raya Nyepi sebagai pergantian tahun caka. Melasti ini menurut Artha memiliki makna untuk menyucikan pralingga, pratima maupun tapakan yang ada di setiap pura maupun mrajan.

    "Setelah melasti juga dilaksanakan pecaruan di setiap catus pata, baik di desa, kecamatan maupun kabupaten, maksudnya adalah untuk nyomya (melebur) hal-hal buruk menjadi baik dan berguna bagi kehidupan umat “ kata Artha. (DN~HJ/TiR).--

No comments:

Post a Comment

Redaksi DEWATA NEWS menerima komentar terkait artikel yang ditayangkan di DEWATA NEWS . Isi komentar menjadi tanggung jawab pengirim. Pembaca berhak melaporkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA. Redaksi DEWATA NEWS akan menilai laporan dan berhak memberi peringatan dan menutup akses terhadap pemberi komentar.

Terimakasih
www.dewatanews.com