
Buleleng (Dewata News)
”Banjar Tegal Bangkit” sebagai tema yang diusung dalam Parade Ogoh-Ogoh merayakan Hari Suci Nyepi ~ Tahun Baru Caka 1936 dalam wilayah Banjar Adat Banjar Tegal, Buleleng, usai upacara pengerupukan, Minggu (30/03) malam.
Pada parade
Ogoh-Ogoh malam itu, masing-masing Lingkungan di Kelurahan Banjar Tegal
mengeluarkan minimal 1 buah kreasi Ogoh-Ogoh, bergerak dari Jalan Bisma menuju
Jalan Ngurah Rai hingga simpang tiga Tugu Singa Ambara Raja menuju Jalan Pahlawan
hingga di setra atau pekuburan Banjar Adat Banjar Tegal, tempat meprelina
Ogoh-ogoh dimaksud.
Dalam perjalanan
menuju setra, peserta Parade Ogoh-Ogoh disambut Kelian Banjar Adat Banjar Tegal
bersama prajuru Adat di depan Balai Banjar Adat Banjar Tegal.
Dari sedikitnya 10
kreasi Ogoh-Ogoh yang umumnya merupakan kreativitas pemuda remaja setempat,
Ogoh-Ogoh Lingkungan Tegal Sari diiringi musik dangdut Oplosan, Oplosan tidak
mengena dengan budaya Hindu.
Parade Ogoh-Ogoh
usai upacara pengerupukan serangkaian Hari Suci Nyepi ini, juga berlangsung
hampir di semua Desa Pakraman di Kabupaten Buleleng, dengan mendapat pengamanan
ekstra ketat dari jajaran Kepolisian Resor Buleleng. (DN~TiR).—
No comments:
Post a Comment
Redaksi DEWATA NEWS menerima komentar terkait artikel yang ditayangkan di DEWATA NEWS . Isi komentar menjadi tanggung jawab pengirim. Pembaca berhak melaporkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA. Redaksi DEWATA NEWS akan menilai laporan dan berhak memberi peringatan dan menutup akses terhadap pemberi komentar.
Terimakasih
www.dewatanews.com