Ravi Murdianto " Bermain Menawan Di Bawah Mistar " - Dewata News

Breaking News

Gold Ads (1170 x 350)

10/22/13

Ravi Murdianto " Bermain Menawan Di Bawah Mistar "



Dewata News - Jakarta

Ravi Murdianto lahir di Grobogan, Jawa Tengah pada 13 Maret 1995 merupakan putra pasangan Heri Supriyanto dan Murminah. Kecintaanya pada dunia sepak bola sudah terlihat sejak masih belia. Ravi mulai mendalami Sepak Bola dengan belajar di Sekolah Sepak Bola (SSB) Putra Bersemi Grobogan. Kemudian ia mangasah keahliannya di Sekolah Sepak Bola (SSB) Tugu Muda Semarang.

Potensinya yang menonjol mengantarkannya masuk Pusat Pendidikan dan Pelatihan Pelajar (PPLP) Jateng atau sering disebut Diklat Salatiga. Dua tahun berselang, Ravi ditarik untuk berlatih di Diklat Ragunan. Ravi dipercaya sebagai kiper utama Timnas U-17 dan U-18. Di bawah bendera Timnas U-17, dia mengantarkan Indonesia menjuarai turnamen pelajar di Hong Kong. Di Timnas U-18, ia ikut membawa Merah Putih meraih peringkat kelima turnamen pelajar di Iran. Ravi memiliki insting dan kecekatan di bawah mistar gawang.

Tak heran, Pelatih Timnas U-19 Indra Sjafri selalu mempercayainya sebagai kiper utama. Sebelum membela timnas, dia berkostum Perserang Serang yang berlaga di Divisi I. Saat masih meniti ilmu di SSB Tugu Muda, ada pengalamannya yang tak terlupakan. Suatu senja, pulang dari berlatih di Lapangan Sidodadi, dia harus berjalan dari Penggaron hingga Tegowanu, Grobogan. Lulusan SMA Ragunan itu berjalan sendirian pulang ke rumahnya yang berjarak sekitar 20 kilometer lanataran sudah terlalu malam dan tidak ada lagi bis yang lewat.

Karena dia tak kunjung sampai di rumah, kedua orang tuanya panik, mereka datang ke Lapangan Sidodadi, bertanya kepada para pelatih, tetapi tak seorang pun tahu. Kegelisahan Heri Supriyanto dan Murminah sirna setelah mengetahui sang putra kesayangan telah sampai di rumah di Jalan Tegowanu Kulon RT10 RW 1, Grobogan. Tahun 2013 Ravi dan garuda muda lainnya sukses mengantarkan Timnas Indonesia U-19 menjadi juara di Piala AFF U-19 lewat drama adu penalti yang sangat dramatis.

Tak lama setelah menjuarai piala AFC U-19, Ravi murdianto kembali memperkuat Timnas U-19 dalam ajang Piala Asia (Piala AFC) U-19. Laga perdana mereka melawan laos, berakhir dengan kemenangan telak 4-0. Dalam laga kualifikasi piala Asia U-19 berikutnya melawan Korea Selatan, Ravi Murdianto bermain sangat baik, meski kebobolan dua kali, namun banyak bola yang mengarah ke gawangnya ia tepis.

Ravi Murdianto juga melakuakan penyelamatan gemilang yang sangat berani, hingga ia harus cedera, namun tetap melanjutkan laga hingga usai. Dalam Laga itu, Timnas U-19 mengalahkan juara bertahan Piala Asia 11 kali, Korea Selatan dengan skor 3-2, membuat Timnas U-19 menjadi Juara Group G Kualifikasi U-19 dan mengantarkan Timnas U-19 ke Piala Asia U-19 2014 Oktober mendatang di Myanmar.

No comments:

Post a Comment

Redaksi DEWATA NEWS menerima komentar terkait artikel yang ditayangkan di DEWATA NEWS . Isi komentar menjadi tanggung jawab pengirim. Pembaca berhak melaporkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA. Redaksi DEWATA NEWS akan menilai laporan dan berhak memberi peringatan dan menutup akses terhadap pemberi komentar.

Terimakasih
www.dewatanews.com