Kadisdikpora Suyasa: Puluhan SMP di Buleleng Siap Ikuti UNBK

Buleleng, Dewata News. Com —  Sebanyak 21 sekolah SMP Negeri dan Swasta di Buleleng menyatakan siap untuk mengikuti Ujian Nasional Berba...


Buleleng, Dewata News. Com — Sebanyak 21 sekolah SMP Negeri dan Swasta di Buleleng menyatakan siap untuk mengikuti Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNKB) atau Computer Based Test (CBT).

Jumlah tersebut hanya 28 persen dari total SMP Negeri dan Swasta di Buleleng, yakni sebanyak 75 sekolah. Sementara 54 sekolah lainnya masih melaksanakan Ujian Nasional berbasis Kertas dan Pensil (UNKP).

Kepala Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) Buleleng, Gede Suyasa, saat ditemui mengatakan, pelaksanaan UNBK di tahun 2018 ini masih terkendala soal pemenuhan fasilitas utama, yakni ketersediaan komputer. Dari 21 sekolah yang menyatakan kesiapannya untuk UNBK, hanya dua sekolah yang baru memiliki sarana sendiri.

Kedua sekolah tersebut, yakni SMPN 1 Singaraja dan SMPN 1 Seririt. Sedangkan 19 sekolah lainnya akan melaksanakan UNBK dengan meminjam fasilitas di SMA/SMK terdekat.

”Untuk pemenuhan sarana kami baru bisa menyiapkan penuh di SMPN 1 Singaraja dengan bantuan menggunakan APBD 2018 dan SMPN 1 Seririt dibantu oleh pemerintah pusat”, jelas Gede Suyasa di Singaraja, Selasa (23/01).

Gede Suyasa juga menjelaskan, bahwa di beberapa SMP sebenarnya Disdikpora sudah bisa menyediakan komputer, namun sampai saat ini sekolah yang akan menerima bantuan itu sebagian besar belum memiliki ruangan untuk menyimpan fasilitas tersebut.

Masalah tersebut terjadi akibat penerimaan siswa di masing-masing sekolah yang melebihi kapasitas ruangan yang dimiliki. Sehingga banyak sekolah yang menggunakan laboratorium untuk ruang belajar.

Dengan penerapan PPDB zonasi dan ketatnya aturan Permendikbud tentang batasan jumlah siswa yang diterima di setiap sekolah, yakni maksimum 11 kelas dan masing-masing rombongan belajar isinya 32 orang, maka diharapkan setelah tahun ketiga nanti jumlah peserta didik di sekolah-sekolah tersebut akan mendekati jumlah ideal.

Sementara itu dalam pemenuhan sarana UNBK di SMPN 1 Singaraja, Disdikpora Buleleng memenuhi empat paket komputer yang masing-masing paket terdiri dari 20 komputer dan satu server.

Dengan pemenuhan sarana tersebut, kini SMPN 1 Singaraja sebagai sekolah rujukan UNBK tidak lagi menumpang ke sekolah lain. Pemenuhan sarana juga akan dilakukan bertahap setiap tahunnya. Harapannya seluruh SMP di Kabupaten Buleleng dapat megikuti UNBK.

Dari 21 sekolah yang siap mengikuti UNBK tersebut, terdiri dari 10 SMP Negeri dan 11 SMP Swasta dengan total peserta ujian sebanyak 2.930 orang. Menurut data di Disdikpora Buleleng per 30 Desember 2017, untuk SMP Negeri total peserta sebanyak 2.500 terdiri dari 1.322 laki-laki dan 1.178 perempuan. Sedangkan di SMP Swasta total peserta ujian sebanyak 430 orang terdiri dari 219 laki-laki dan 211 perempuan. (DN ~ TiR).—

Berita Terkait

Kabar Buleleng 6209355794115231022

Post a Comment

Redaksi DEWATA NEWS menerima komentar terkait artikel yang ditayangkan di DEWATA NEWS . Isi komentar menjadi tanggung jawab pengirim. Pembaca berhak melaporkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA. Redaksi DEWATA NEWS akan menilai laporan dan berhak memberi peringatan dan menutup akses terhadap pemberi komentar.

Terimakasih
www.dewatanews.com

emo-but-icon

YURA Shop

item