Tim Ahli Dewan Buleleng Sampaikan Kajian Atas Ranperda APBD 2018

Buleleng, Dewata News. Com —  Tim Ahli DPRD Kabupaten Buleleng dengan Kordinator Nyoman Sukarma menyampaikan paparan hasil kajian atas ...


Buleleng, Dewata News. Com — Tim Ahli DPRD Kabupaten Buleleng dengan Kordinator Nyoman Sukarma menyampaikan paparan hasil kajian atas Ranperda tentang APBD Buleleng tahun anggaran 2018 kepada Dewan.
 
Di dalam rapat yang dipimpin Wakil Ketua DPRD Buleleng, Ketut Wirsana, SH yang digelar di ruang rapat Gabungan Komisi, Senen (06/11), Nyoman Sukarma menekankan, bahwa kajian ini merupakan telaahan terhadap kesesuaian antara RAPBD dengan KUA/PPAS, regulasi dan standard yang ada serta dengan memperhatikan kondisi obyektif daerah.
 
Setelah pemaparan, rapat menyimpulkan, bahwa nominal angka-angka rancangan anggaran pendapatan dan pembiayaan daerah yang tertuang dalam Nota pengantar Keuangan Ranperda tentang APBD Tahun 2018 telah sesuai dengan KUA dan PPAS Tahun Anggaran 2018.
 
Menyangkut kontribusi PAD terhadap Pendapatan Daerah menunjukkan tren positif (meningkat) pada kurun waktu 3 tahun terakhir dari 14,24% pada tahun 2014 meningkat menjadi 16,94% pada tahun 2018, meskipun masih dibawah angka 20% atau berada pada kategori kurang. Disinggung pula tentang rancangan penerimaan pajak daerah dan retribusi daerah tahun anggaran 2018 masing-masing menunjukkan peningkatan sebesar 5,70% dan 5% dibanding tahun anggaran 2017. Angka ini belum memenuhi harapan Permendagri No. 33 tahun 2017 sebesar 15,73%
 
Sementara komposisi belanja tidak langsung dan belanja langsung mencapai 15,73% berbanding 45,63%. Komposisi belanja pegawai, belanja barang dan jasa, serta belanja modal pada belanja langsung RAPBD T.A. 2018 masing-masing sebesar 6,15%, 68,48%, dan 25,37%
 
Atas dasar itu,disarankan kepada Dewan perlu diintegrasikan hasil-hasil RDP pada masing-masing komisi kedalam RAPBD T.A. 2018. Selain itu, perlunya dijelaskan apakah dana Kapitasi JKN dan dana BOS sudah termasuk dalam rancangan PAD tahun Anggaran 2018. Begitu juga, perlu mendapat penjelasan tentang rancangan kenaikan belanja pegawai pada belanja tidak langsung sebesar Rp.29,72 Milyar lebih dan belanja langsung sebesar Rp2,92 milyar lebih.
 
Juga pentingnya Dewan untuk mendapat penjelasan tentang peningkatan atau penurunan pagu anggaran yang cukup besar pada beberapa SKPD. Sedangkan, komposisi belanja modal dalam belanja langsung RAPBD T.A. 2018 baru sebesar 25,37%. Dan ini perlu didorong agar komposisi belanja modal lebih meningkat lagi.
 
Selanjutnya Badan Anggaran DPRD Buleleng melaksanakan rapat intern dengan angenda tunggal pembahasan Rancangan Peraturan Daerah tentang APBD tahun anggaran 2018. (DN ~ TiR).

Berita Terkait

Kabar Buleleng 3296650976048298541

Post a Comment

Redaksi DEWATA NEWS menerima komentar terkait artikel yang ditayangkan di DEWATA NEWS . Isi komentar menjadi tanggung jawab pengirim. Pembaca berhak melaporkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA. Redaksi DEWATA NEWS akan menilai laporan dan berhak memberi peringatan dan menutup akses terhadap pemberi komentar.

Terimakasih
www.dewatanews.com

emo-but-icon

Siapa Calon Gubernur Bali 2018 Pilihan Anda ?

Event Partner

Event Partner

Event Partner

Event Partner

Event Partner

Event Partner

Event Partner

YURA Shop

Populer

item