Gerakan Tanam Cabai di Buleleng Sambut Hari Pangan se-Dunia

Buleleng, Dewata News. Com —  Menyambut Hari Pangan se-Dunia yang ke-37, tanggal 16 Oktober mendatang, Pemkab Buleleng melalui Dinas Ke...


Buleleng, Dewata News. Com — Menyambut Hari Pangan se-Dunia yang ke-37, tanggal 16 Oktober mendatang, Pemkab Buleleng melalui Dinas Ketahanan Pangan (DKP) mengadakan kegiatan Gerakan Menanam Cabai dan Diverisfikasi Pangan Lokal. Launching Gerakan Menanam Cabai dan Diverisfikasi Pangan Lokal dibuka langsung Bupati Buleleng Putu Agus Suradnyana,ST di Gedung Wanita Laksmi Graha, Kamis (12/10).
 
Dalam Gerakan Menanam Cabai yang merupakan program Kementerian Pertanian Republik Indonesia.ini, Pemkab Buleleng membagikan bibit cabai sebanyak 16 ribu bibit cabai untuk Tim Penggerak PKK tingkat Kelurahan se-Kecamatan Buleleng dan Kecamatan se-Kabupaten Buleleng.
 
Launching Gerakan Menanam Cabai dan Diverisfikasi Pangan Lokal ini dihadiri juga Wakil Bupati Buleleng, dr. I Nyoman Sutjidra,Sp.OG., Ketua DPRD Buleleng Gede Supriatna, Sekda Buleleng Ir. Dewa Ketut Puspaka,MP, Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Buleleng Ny. Aries Suradnayana, Wakil Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Buleleng Ny. Ayu Wardhani Sutjidra, serta para Asisten Setda Buleleng, dan Pimpinan OPD lingkup Pemkab Buleleng.
 
Bupati Buleleng Putu Agus Suradnyana,ST usai me’Lounchingkegiatan dimaksud menyatakan, bahwa ada dua krisis besar yang sedang melanda dunia, salah satunya krisis pangan, sehingga perlu adanya komoditi alternatif untuk diversidikasi baik bahan pangan.
 
Bupati PAS mengatakan, sangat setuju dengan kebijakan Gerakan Tanam Cabai yang dicetuskan Kementerian Pertanian. Sebab, cabai merupakan salah satu penyebab inflasi tebesar di Kabupaten Buleleng. Ia menjelaskan, harga cabai akan meningkat saat musim hujan karena cabai tidak tahan dengan hujan, dan berharap dengan adanya program ini, masyarakat bisa mendapatkan jalan keluar saat harga cabai meningkat.
 
“Di Buleleng, cabai salah satu pemicu inflasi yang tinggi, namun di Buleleng rumah-rumah memiliki pekarangan yang luas, sehingga kita bisa menanam cabai di rumah dengan menggunakan polibag. Dengan demikian, kita setidaknya saat harga cabai meningkat kita tidak perlu beli cabai,” jelas Bupati PAS.
Sementara itu, Kepala DKP Buleleng drh. Nyoman Suarya Temaja,MP mengatakan, tujuan dari kegiatan ini untuk meningkatkan partisipasi kelompok wanita dalam penyediaan sumber pangan dan gizi keluarga melalui optimalisasi pekarangan. Surya Temaja menjelaskan, pembagian bibit cabai ini merupakan kerjasama antara Pemkab Buleleng dengan Kementerian Pertanian RI.
 
“Sesuai MoU yang dilakukan antara Pemkab Buleleng dan Kementerian Pertanian RI, kami membagikan 16 ribu bibit cabai untuk Kelurahan se-Kecamatan Buleleng dengan melibatkan Tim Penggerak PKK Kelurahan,” pungkas Surya Temaja. (DN ~ TiR).—
 

Berita Terkait

Kabar Buleleng 5105342604373714434

Post a Comment

Redaksi DEWATA NEWS menerima komentar terkait artikel yang ditayangkan di DEWATA NEWS . Isi komentar menjadi tanggung jawab pengirim. Pembaca berhak melaporkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA. Redaksi DEWATA NEWS akan menilai laporan dan berhak memberi peringatan dan menutup akses terhadap pemberi komentar.

Terimakasih
www.dewatanews.com

emo-but-icon

Siapa Calon Gubernur Bali 2018 Pilihan Anda ?

Populer

item