”Roh Nusantara” Tirthayasa, Warnai Pembukaan Pameran Pembangunan, Hiburan Rakyat dan Pasar Malam ”Kemerdekaan” di Buleleng

Buleleng, Dewata News. Com —   Penampilan Made Tirthayasa dengan menggemakan ”Roh Nusantara” sesaat Pameran Pembangunan, Hiburan Rakyat...


Buleleng, Dewata News. Com — Penampilan Made Tirthayasa dengan menggemakan ”Roh Nusantara” sesaat Pameran Pembangunan, Hiburan Rakyat dan Pasar Malam dibuka secara resmi di panggung megah, Lapangan Bhuana Patra Singaraja, Senen (14/08) malam.
 
Tampilnya Wartawan senior tiga zaman ini, sebagai rasa syukur kepada Pemkab Buleleng dibawah duet kepemimpinan Putu Agus Suradnyana-Nyoman Sutjidra (PASS) yang telah menganugerahkan Penghargaan Seni Wija Kusuma kepada Made Tirthayasa sebagai Seniman Sastra Modern yang diberikan pada saat acara penutupan Pesta Kesenian Bali (PKB) Kabupaten Buleleng XXXIII Tahun 2017 di panggung terbuka,eks Pelabuhan Buleleng, beberapa waktu lalu.
 
Puisi ”Roh Nusantara” itu dikemas dari Sarasehan Spiritual Budaya Revolusi Akbar Nusantara di Kota Mataram, Lombok yang mengisyaratkan, bahwa Jawa, Bali dan Lombok adalah Roh Nusantara. Sehingga di dalam ritual Jawa, Lombok itu ditaruh paling atas pada tumpeng.
 
Usai pembacaan puisi dilanjutkan dengan acara pembukaan Pameran Pembangunan dan Hiburan Rakyat secara resmi dengan pemukulan gong yang dilakukan oleh Wakil Bupati Buleleng dr.Nyoman Sutjidra,Sp.OG, didampingi Ketua DPRD Buleleng Gede Supriatna, dan unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah Kabupaten Buleleng.
 
Melalui sambutan tertulisnya yang dibacakan Wabup Nyoman Sutjidra, Bupati PAS sapaan akrab Putu Agus Suradnyana menekankan, terselenggaranya pameran pembangunan, hiburan rakyat dan pasar mala mini sebagai salah satu agenda tahunan dalam rangka memperingati dan memeriahkan HUT ke-72 Kemerdekaan RI yang mengusung tema ”Indonesia Kerja Bersama”
 
”Pameran pembangunan dimaksudkan untuk mensosialisasikan hasil-hasil pembangunan yang berlangsung hingga saat ini. Pameran pembangunan menjadi representasi dari keterbukaan informasi public,” kata Bupati PAS.
 
Sementara bagi peserta swasta dan para pengrajin, kesempatan berpameran menjadi media untuk mempromosikan produk andalannya .
 
Bupati Agus Suradnyana sangat mengapresiasi beragam kesenian tradisional hingga kesenian modern, termasuk drama gong ”Jayaprana-Layonsari” mengenang masa kejayaan drama gong dari Bali Utara tempo doeloe.
 
”Mudah-mudahan kegiatan yang digelar yang berlangsung selama 14 hari bisa memberikan vibrasi positif bagi kemajuan Buleleng. Mari kita bersama-sama kita membangun Buleleng dengan motto Buleleng Kerja Bersama,” imbuhnya.
 

Sebelumnya Kepala Dinas Komunikasi, Informatika dan Persandian (Kominfo&Sandi) Kabupaten Buleleng, Dr.Drs.Ketut Suweca,M.Si selaku Ketua Panitia melaporkan secara runtut kegiatan Pameran Pembangunan, Hiburan Rakyat dan Pasar Malam, sejak persiapan hingga pelaksanaan.
 
Pameran pembangunan kali ini dikuti oleh 33 peserta terdiri dari 18 OPD lingkup Pemkab Buleleng dan 15 peserta dari unsur BUMD/BUMN/Swasta dan UMKM, sehingga secara keseluruhan memanfaatkan 40 stand.
 
Dari Ketua seksi hiburan yang juga Camat Buleleng Dewa Ardika, bahwa telah disediakan beragam kesenian,antara lain didatangkan khusus dari Jakarta, yakni Tikha Pagraky, di samping sejumlah artis Bali,seperti AA Raka Sidan,Widi Widiana, Nanoe Biru,Metifora dan Leyonk Sinatra dan beberapa artis local Buleleng.
 
Dr.Ketut Suweca juga menyinggung di sekeliling areal pameran diselenggarakan Pasar Malam yang diikuti 170 pedagang, terdiri dari 110 pedagang konveksi, 40 pedagang makanan, 20 pedagang emperan/lapak yang menjual berbagai jenis barang alat-alat rumah tangga dan lainnya.
 
Kendati Wabup Sutjidra dan Ketua DPRD Buleleng beserta unsur ForumKoordinasi Pimpinan Daerah dan sejumlah undangan lainnya meninggalkan panggung kehormatan ke tempat jamuan malam, namun tidak mengurangi semangat anak-anak Sanggar Bule Bali yang umumnya pelajar SMAN4 Singaraja itu menampilkan tari kreasi kontemporer sejak dikumandangkan Proklamasi oleh Bung Karno-Hata.
 
Pada malam pertama Pameran Pembangunan, Hiburan Rakyat dan Pasar Malam benar-benar mendapat sambutan masyarakat yang membludak memenuhi Lapangan Bhuana Patra Singaraja. Sementara parkir di ruas jalan Udayana bagiian utara, depan GOR Bhuana Patra hingga depan Kampus Tengah Undiksha penuh sebagai lahan parkir kendaraan roda dua. Begitu juga ruas jalan di seputaran GOR Bhuana Patra, termasuk di sebelah timur kampus Undiksha. (DN ~ TiR).—

Berita Terkait

Kabar Buleleng 359314283678003992

Post a Comment

Redaksi DEWATA NEWS menerima komentar terkait artikel yang ditayangkan di DEWATA NEWS . Isi komentar menjadi tanggung jawab pengirim. Pembaca berhak melaporkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA. Redaksi DEWATA NEWS akan menilai laporan dan berhak memberi peringatan dan menutup akses terhadap pemberi komentar.

Terimakasih
www.dewatanews.com

emo-but-icon

Siapa Calon Gubernur Bali 2018 Pilihan Anda ?

Populer

item