Megawati Soekarnoputri Hadir Saksikan ”Moon Light” BEC IV~2017

Buleleng, Dewata News.com  — Dengan mendapat perhatian antusias masyarakat dari seluruh pelosok di Kabupaten Buleleng tanpa mengenal te...


Buleleng, Dewata News.com — Dengan mendapat perhatian antusias masyarakat dari seluruh pelosok di Kabupaten Buleleng tanpa mengenal terik matahari siang itu, pelaksanaan Buleleng Endek Carnaval (BEC) IV Tahun 2017 resmi dibuka Wakil Bupati Buleelng dr. I Nyoman Sutjidra,Sp.OG, Sabtu (05/08).
 
Ada hal yang berbeda dalam penyelenggaraan BEC IV~2017 kali ini, dengan kehadiran Mantan Presiden Indonesia ke-5, Megawati Soekarno Poetri. Bahkan, Ibu Mega diberikan kehormatan untuk memukul kendang tanda dibukanya gelaran BEC tahun 2017.
 
Selain itu, juga hadir Bupati Badung Giri Prasta, Ketua DPRD Provinsi Bali Adi Wiryatama, Perwakilan Bupati/Wali Kota se-Provinsi Bali, Ketua DPRD Buleleng Gede Supriatna, Setda Buleleng Ir. Dewa Ketut Puspaka,MP, dan Pimpinan OPD lingkup Pemkab Buleleng.
 
Ajang bergengsi BEC IV ~ 2017 dengan mengusung tema ”Moon Light” yang artinya keindahan cahaya bulan, sebagai dilaporkan Ketua Panitia yang juga Ketua Bappeda dan Litbang Buleleng I Gde Dharmaja, melibatkan 25 peserta dengan mengutamakan desain endek lokal khas Buleleng untuk ditampilkan. ”Seperti tahun sebelumnya, BEC tahun ini juga dirangkaikan dengan Pawai Pembangunan yang diikuti oleh masing-masing Kecamatan,” ungkap I Gde Dharmaja.
 
Kepala Bappeda Litbang Buleleng, I Gde Dharmaja juga mengatakan, BEC tahun ini menampilkan desain endek yang sejuk dengan kualitas yang bagus. Hal ini diselaraskan dengan tema BEC tahun 2017 yaitu ”Moon Light”, dengan menampilkan kualitas, bukan kuantitas.
 
”BEC IV~2017 ini, kami menyeleksi peserta agar benar-benar bisa memiliki desain yang baik, karena kami mengejar kualitas, bukan kuantitas, sehingga kami bisa mendapatkan hal yang positif dari penampilan BEC ini,” tegasnya.
 
Dharmaja juga menambahkan, hal tersebut sesuai dengan sasaran besar dari kegiatan BEC, yaitu adanya variabilitas penggunaan kain endek itu sendiri. BEC ini juga merupakan salah satu proses promosi kain endek khas Buleleng dengan belasan motif. Baik dari kebangkitannya hingga pergerakan dan eksistensinya saat ini di masyarakat. Bahkan pengenalan dan juga pembibitan kain endek itu sendiri, masih dalam proses.
 
Sementara itu, dalam sambutan tertulis Bupati Buleleng Putu Agus Suradnyana yang dibacakan Wakil Bupati Buleleng Nyoman Sutjidra mengatakan sangat setuju dengan Ketua Panitia BEC yang lebih mengedepankan kualitas daripada kuantitas.
 
”Kami meyakini dengan berbagai macam motif dan corak, endek Buleleng mampu bersaing dipasaran, baik itu pasar lokal, maupun nasional. Dengan demikian, Promosi harus lebih gencar dilakukan untuk memperkenalkan endek Buleleng lebih luas lagi,” imbuh Bupati PAS. (DN ~ TiR).—

Berita Terkait

Kabar Buleleng 7956419576212761123

Post a Comment

Redaksi DEWATA NEWS menerima komentar terkait artikel yang ditayangkan di DEWATA NEWS . Isi komentar menjadi tanggung jawab pengirim. Pembaca berhak melaporkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA. Redaksi DEWATA NEWS akan menilai laporan dan berhak memberi peringatan dan menutup akses terhadap pemberi komentar.

Terimakasih
www.dewatanews.com

emo-but-icon

Siapa Calon Gubernur Bali 2018 Pilihan Anda ?

Event Partner

Event Partner

Event Partner

Event Partner

Event Partner

YURA Shop

Populer

item