Kutip Pidato Soekarno, Gubernur Pastika Ingatkan Perjuangan Belum Usai

"Janganlah mengira kita semua sudah cukup berjasa dengan turunnya si tiga warna, selama masih ada ratap tangis di gubuk-gubuk, be...



"Janganlah mengira kita semua sudah cukup berjasa dengan turunnya si tiga warna, selama masih ada ratap tangis di gubuk-gubuk, belumlah pekerjaan kita selesai. Berjuang terus dengan mengucurkan sebanyak-banyaknya keringat," demikian Pidato Ir. Soekarno pada peringatan HUT Kemerdekaan RI Tahun 1950 yang dikutip Gubernur Bali Made Mangku Pastika dalam sambutannya pada acara resepsi HUT Proklamasi Kemerdekaan RI ke-72 di Halaman Kantor Gubernur Bali, Kamis (17/8) petang. 

Menurut Pastika, kutipan pidato Bapak Proklamator itu mengingatkan seluruh komponen masyarakat bahwa sejatinyaperjuangan belumlah berakhir. "Kita harus berjuang dengan bekerja lebih keras lagi dalam mengisi kemerdekaan agar pengorbanan para pahlawan tidak sia-sia," ujarnya. Pastika menambahkan, kemerdekaan yang kita nikmati saat ini bukanlah hadiah yang jatuh dari langit. Untuk merebutnya, para pahlawan dan pejuang kemerdekaan tak hanya mengorbankan harta benda, keringat, darah dan tetesan air mata. "Bahkan mereka juga mempertaruhkan nyawa untuk kemerdekaan yang kita nikmati saat ini," tandasnya. Mengingat besarnya pengorbanan para pahlawan dan pejuang, Pastika mengajak seluruh komponen masyarakat untuk mengisi kemerdekaan dengan kerja keras dan menjaga keutuhan NKRI. "Camkan dan mari kita hayati semangat perjuangan para pendahuludalam mengisi kemerdekaan," imbuhnya. 

Secara khusus, Gubernur Pastika berpesan kepada para generasi muda sebagai tunas bangsa agar belajar lebih tekun. "Karena tanggung jawab meneruskan cita-cita perjuangan ada di pundak kalian," tandasnya. Pada bagian lain, Gubernur Pastika juga menyampaikan terima kasih kepada jajaran DPRD Bali, Kepolisian Daerah Bali,TNI, Kejati, Tokoh Agama dan Tokoh masyarakat. Karena kerja keras dan sinergi aparat keamanan, unsur penegak hukum serta seluruh komponen masyarakat mampu menjaga Bali tetap kondusif hingga saat ini. Lebih dari itu, sinergitas tersebut juga mengantarkan Bali sebagai daerah yang menjadi beranda terdepan Indonesia. "Mari kita tunjukkan bahwa kita tetap layak menjadi beranda terdepan. Mohon pertahankan apa yang telah kita capai," pungkasnya.

Acara resepsi juga diisi dengan pemotongan tumpeng oleh Gubernur Pastika yang diserahkan kepada sesepuh veteran Bali. Syukuran HUT Proklamasi Kemerdekaan makin meriah dengan penampilan paduan suara Gita Mandara serta gerak dan tari Suara Mandara garapan Rumah Sakit Bali Mandara (RSBM). Ny. Ayu Pastika berkolaborasi dengan Ny.Adi Wiryatama, Ny.Dayu Sudikerta dan Ny. Petrus R Golose juga menyumbangkan suara emas mereka. Resepsi HUT Kemerdekaan dihadiri pula oleh Kapolda Bali Irjen Pol Petrus R Golose, Ketua DPRD I Nyoman Adi Wiryatama, Wakil Gubernur Ketut Sudikerta, Para Konsul Negara Sahabat, Pimpinan OPD di lingkungan Pemprov Bali dan sejumlah tokoh masyarakat.

Berita Terkait

Breaking News 2846568823729245687

Post a Comment

Redaksi DEWATA NEWS menerima komentar terkait artikel yang ditayangkan di DEWATA NEWS . Isi komentar menjadi tanggung jawab pengirim. Pembaca berhak melaporkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA. Redaksi DEWATA NEWS akan menilai laporan dan berhak memberi peringatan dan menutup akses terhadap pemberi komentar.

Terimakasih
www.dewatanews.com

emo-but-icon

Siapa Calon Gubernur Bali 2018 Pilihan Anda ?

Event Partner

Event Partner

Event Partner

Event Partner

Event Partner

Event Partner

Event Partner

YURA Shop

Populer

item