Orientasi Kehumasan : Sasar Tangerang Selatan, Pelajari Isu-Isu Strategis (Bag-2)

Tangsel, Dewatanews.com —   Pemerintah Kabupaten Buleleng melalui Bagian Humas dan Protokol Setda Buleleng pada tahun 2017 setelah semp...


Tangsel, Dewatanews.com — Pemerintah Kabupaten Buleleng melalui Bagian Humas dan Protokol Setda Buleleng pada tahun 2017 setelah sempat berwisata keliling di Taman Buah Tamansari, selanjutnya kegiatan Orientasi Kehumasan yang menggandeng puluhan awak media menyasar Pemerintah Kota Tangerang Selatan (Tangsel), Provinsi Banten.
 
Kegiatan Orientasi Kehumasan Pemkab Buleleng di hari kedua, Selasa (23/05) dipimpin Asisten III Setda Buleleng Ketut Asta Semadi dari tempat penginapan Ibis Hotel, Jakarta tidak beda dengan perjalanan hari pertama. ”Pamer Paha” (pada merayap tanpa harapan) senantiasa memperlambat perjalanan dengan semakin melubernya jumlah kepemilikan pribadi sarana transportasi.
 
Memasuki halaman Kantor Pemkot Tangsel yang tidak terlalu luas, karena sudah berdiri  bangunan gedung megah membuat rombongan peserta Orientasi Kehumasan Pemkab Buleleng ”terkesiap” seperti memasuki gedung hotel.
 
Pemkot Tangsel menjadi sasaran Orientasi Kehumasan Pemkab Buleleng, kenapa?
Pemerintah mengakui, bahwa Pemkot Tangsel dibawah kepemimpinan dua periode, Hj.Airin Rachmi Diany, SH,MH sebagai Wali Kota didampingi Wakil Wali Kota, Drs. H.Benyamin Davnie telah mampu mengukir berbagai prestasi di bidang pemerintahan maupun pembangunan.
 
Dengan visi Terwujudnya Tangsel Kota Cerdas, Berkualitas dan Beradaya Saing Berbasis Teknologi dan Inovasi, Pemkab Buleleng mempelajari isu-isu strategis, utamanya bidang kependudukan dan upaya mencapai Kota Layak Anak. Intinya, Orientasi Kehumasan Pemkab Buleleng menggali dibalik sukses Kota Tangerang di bidang Keluarga Berencana dan Kesejahteraan Keluarga, sehingga mendapatkan penghargaan tingkat Nasional
 
Rombongan Pemkab Buleleng dipimpin oleh Asisten Administrasi Umum Setda Kabupaten Buleleng, Drs. I Ketut Asta Semadi, MM saat kunjungan itu diterima langsung oleh Staf Ahli bidang Kemasyarakatan dan SDM Pemkot Tangerang Selatan, Drs. Haji Suharno, MM di ruang pertemuan Pusat Pemerintahan Kota Tangerang Selatan.
 
Ditemui usai kegiatan, Asisten III Setda Buleleng, Ketut  Asta Semadi menjelaskan, kegiatan ini merupakan program tahunan untuk menimba ilmu di luar daerah dan mengaplikasikannya di Kabupaten Buleleng. Materi yang dipilih dalah orientasi kali ini adalah masalah kependudukan dan perlindungan anak.
 
Dipilihnya Kota Tangerang Selatan karena daerah ini telah meraih predikat Kota Layak Anak dan mendapat nilai 100 dari Ombudsman untuk pelayanan kependudukan.
 
 "Saya menilai dua materi ini sangat strategis. Tangerang Selatan ini daerah baru. Namun telah bisa mencapai prestasi nasional. Maka dari itu kami pilih daerah ini. Kita saling berbagi trik dan tips," jelasnya.
 
Selain dua materi di atas, orientasi kehumasan ini juga mempelajari pola kerjasama yang dilakukan Pemkot Tangerang Selatan dengan media cetak ataupun elektronik yang ada. Menejemen media ini diakuinya penting, karena diera keterbukaan informasi publik, peran media masa sangat penting untuk menyebarluaskan kebijakan, pembangunan dan menerima usul saran dan masukan untuk menyukseskan program pembangunan di segala bidang.
 
"Ini juga sangat penting, terkait bagaimana kita mencari wawasan dalam hal kerjasama dalam mempublikasikan sebuah kebijakan dan mensosialisasikan kebijakan pemerintah daerah," ungkap Asta Semadi.
 
Mengenai upaya mencapai Kota Layak Anak, Kepala Dinas Pengendalian Penduduk, Keluarga Berencana, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Kabupaten Buleleng, dr. Made Sukarmini menyatakan, telah melakukan upaya untuk mencapai hal tersebut. Karena, pihaknya sudah menyetorkan data dan dokumen yang dipersyaratkan oleh pemerintah pusat, terkait program Kota Layak Anak. Dari penilaian dokumen itu, Buleleng sudah mendapat nilai 580. Hasil ini, diakuinya sudah cukup baik dan masih perlu dilakukan untuk penyempurnaan.
 
Untuk itu, melalui kegiatan Orientasi Kehumasan tahun ini, pihaknya ingin belajar terkait kiat sukses Pemkot Tangerang Selatan yang telah menerima penghargaan Kota Layak Anak.
 
"Kalau dari hasil shering kami dalam orientasi tadi itu memang Tangsel berhasil, karena programnya bagus dan kalau di Tangsel ada satuan tugas (Satgas) Perlindungan Anak,dan kami juga ada, cuma namanya beda dan berbasis masyarakat. Hasil ini akan kami coba kombinasikan, sehinga persiapan kita merebut prestasi Kota Layak Anak bisa tercapai," kata dr.Made Sukarmini.
 
Dari pertemuan di Pemkot Tangsel ini, menjadi catatan khusus, adalah terobosan Wali Kota Airin Rachmi Diany memberikan rasa nyaman bagi masyarakat kurang mampu menikimati pelayanan kesehatan. ”Hanya dengan KTP Kota Tangsel, warga sudah bisa mendapatkan pelayanan di setiap sarana kesehatan, puskesmas maupun rumah sakit”. --
Made Tirthayasa.—

Berita Terkait

Breaking News 8730164219981669236

Post a Comment

Redaksi DEWATA NEWS menerima komentar terkait artikel yang ditayangkan di DEWATA NEWS . Isi komentar menjadi tanggung jawab pengirim. Pembaca berhak melaporkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA. Redaksi DEWATA NEWS akan menilai laporan dan berhak memberi peringatan dan menutup akses terhadap pemberi komentar.

Terimakasih
www.dewatanews.com

emo-but-icon

Siapa Calon Gubernur Bali 2018 Pilihan Anda ?

Pemerintah Provinsi Bali

Pemerintah Provinsi Bali

Event Partner

Event Partner

Pesta Kesenian Bali XXXIX

YURA Shop

Populer

item