Gubernur Pastika Apresiasi Keberanian Generasi Muda Orasi di PB3AS

Denpasar, Dewata News. Com -  Gubernur Bali Made Mangku Pastika mengapresiasi para generasi muda yang sudah berani menyuarakan aspirasi...


Denpasar, Dewata News. Com - Gubernur Bali Made Mangku Pastika mengapresiasi para generasi muda yang sudah berani menyuarakan aspirasinya di Podium Bali Bebas Bicara Apa Saja (PB3AS). Hal tersebut diungkapkan Pastika saat tampil di PB3AS pada Minggu (19/2) pagi di Lapangan Niti Mandala, Renon, Denpasar.

“Saya merasa bangga karena kalian sudah memanfaatkan podium ini. Podium ini dilaksanakan agar masyarakat dapat memberikan saran, kritik, usul kepada pemerintah supaya bekerja lebih baik. Karena pemerintah itu harus dikritik, harus diberitahu ini belum, ini benar, ini tidak benar,” katanya.

Hal tersebut dikatakan Pastika menanggapi orasi para siswa-siswi yang telah berani tampil didepan publik. Pastika menilai topik-topik yang diangkat oleh siswa-siswi sangat berbeda dengan pengetahuan orang tua, dan berasal dari permasalahan masing-masing. 

Diharapkan hal seperti ini terus dilakukan sebab orang yang tidak mau bicara dalam hatinya ‘ngreres’, menggerundel, dan pada akhirnya tertekan dan bunuh diri. 

Menurut Pastika, PB3AS menjadi media untuk mengetahui siapa bibit-bibit pemimpin masa depan. Diharapkan generasi muda mau bicara, jangan hanya yang tua saja, sehingga pemikiran-pemikiran muda yang akan muncul. Peran keluarga juga harus dijaga, agar anak-anak muda tidak terlantar karena kesibukan pekerjaan orangtua. 

"Disini diharapkan bisa belajar bicara, karena orang harus bicara mengungkapkan hatinya. To be seen you must stand up, to be listen you must speak up,” katanya.

Sebelumnya, Pande Kadek Krisna Yoga Mahaputra, Bendahara KSPAN SMAN 2 Denpasar dalam orasinya menyoroti permasalahan pergaulan bebas. 

Usia remaja merupakan masa transisi antara usia anak-anak menuju kedewasaan. Sehingga pada usia ini sangat rentan terhadap pengaruh-pengaruh dari lingkungan sekitar. Untuk itu Krisna mengajak para remaja untuk menjauhi pergaulan bebas, seperti narkoba, seks bebas, dan bentuk pergaulan bebas lainnya. Dan mengajak keluarga untuk kembali menjadi wadah dalam pembentukan moral dan mental bagi anak. 

Pada kesempatan tersebut, dimeriahkan penampilan pembacaan puisi oleh tim KSPAN dan persembahan tarian oleh Re'Dance yang beranggotakan Ellen, Puput, Ica, Tiwi, dan Denfa.

Tidak kalah serunya, Made Ayu Kirana Astra, dari SMAN 3 Denpasar juga berorasi berbagai permasalahan remaja. Kenakalan remaja terkadang berlebihan, seperti dalam membuat status yang tidak seharusnya dipublikasikan, seperti memamerkan sesuatu miliknya, menyebarkan foto-foto pacaran dan sebagainya. 

Sebagai generasi muda yang produktif harus bisa memilah mana yang produktif. Generasi muda harus bisa berfikir kewirausahaan, hal ini sudah dilakukan oleh siswa-siswi SMAN 3 Denpasar. Expo yang telah dilakukan pada Januari lalu dimana masing-masing siswa membentuk kelompok untuk membuat produk kewirausahaan, seperti kotak pensil, bantal, makanan ringan, ataupun kreatifitas lainnya. 

Kewirausahaan sebagai wadah mengisi diri sehingga remaja muda tidak mengikuti hal-hal negatif.


Berita Terkait

Breaking News 823688996296374592

Post a Comment

Redaksi DEWATA NEWS menerima komentar terkait artikel yang ditayangkan di DEWATA NEWS . Isi komentar menjadi tanggung jawab pengirim. Pembaca berhak melaporkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA. Redaksi DEWATA NEWS akan menilai laporan dan berhak memberi peringatan dan menutup akses terhadap pemberi komentar.

Terimakasih
www.dewatanews.com

emo-but-icon

Siapa Calon Gubernur Bali 2018 Pilihan Anda ?

Event Partner

Event Partner

Event Partner

Event Partner

Event Partner

YURA Shop

Populer

item