Hadapi Persoalan Permodalan, Wagub Minta Petani Manfaatkan Jamkrida Bali Mandara

Denpasar, Dewata News. Com -  Sektor permodalan sepertinya masih menjadi salah satu masalah besar yang dihadapi para petani padi  khusu...


Denpasar, Dewata News. Com - Sektor permodalan sepertinya masih menjadi salah satu masalah besar yang dihadapi para petani padi  khususnya ketika panen raya tiba dimana dengan hasil panen melimpah para petani terpaksa menjual gabah hasil sawah mereka kepada para tengkulak untuk mendapatkan modal secepatnya,  hal ini berakibat pada rendahnya harga gabah  dan terkadang mengakibatkan kerugian bagi para petani.

Menyikapi permasalahan tersebut, Wagub Sudikerta  meminta para petani untuk memanfaatkan penjaminan kredit daerah yang dikelola oleh PT Jaminan Kredit Daerah ( Jamkrida ) Bali Mandara  untuk mendapatkan penjaminan peminjaman modal.

Demikian disampaikan Wagub Bali Ketut Sudikerta saat menerima audensi dari Dewan Pimpinan Daerah Persatuan Pengusaha penggilingan Padi dan Beras Indonesia ( DPD PERPADI ) Provinsi Bali di ruang kerjanya, Senin (9/1). 

Lebih jauh  Wagub Sudikerta menyampaikan, dengan adanya modal maka para petani diharapkan tidak terburu buru menjual hasil pertaniannya kepada tengkulak sehingga harga gabah tetap stabil dan tidak meyebabkan kerugian bagi para petani. Dengan demikian kedepannya sektor pertanian akan menjadi sektor yang menjanjikan selain sektor pariwisata dan akan dapat menarik minat para generasi muda untuk bertani .

"Sektor pertanian saat ini masih kalah dengan sektor pariwsata, para generasi muda masih lebih tertarik terjun ke dunia pariwisata ketimpang jadi petani. Untuk itu kedepannya akan difokuskan pada peningkatan sektor pertanian, sehingga kita bisa berdaulat pangan dan pertanian menjandi sektor penting dalam pergerakan perekonomian Bali,“ imbuhnya. 

Wagub juga menambahkan selain berkenaan dengan sektor permodalan, pertanian juga masih menghadapi beberapa permasalahan lainnya seperti ketersediaan lahan pertanian yang semakin berkurang, penggunaan teknologi yang masih terbatas, sarana prasarana dan infrastuktur yang belum memadai  serta  pendistribusian dari hasil pertanian khususnya ketika panen raya perlu mendapat perhatian. 

Untuk itu, Sudikerta meminta agar dilakukan berbagai langkah peningkatkan sektor pertanian  diantaranya dengan menyediakan infrastuktur  seperti perbaikan waduk serta saluran irigasi sehingga ketersediaan air terutama di musim kemarau akan terjamin serta penyediaan alat pertanian yang berbasiis teknologi seperti traktor , alat pemotong padi serta penggilingan padi.

Tidak hanya itu, hasil hasil riset yang telah dilakukan oleh para peneliti dalam upaya meningkatkan hasil dan kualitas produksi pertanian  juga perlu diterapkan. Wagub Sudikerta yang saat itu didampingi oleh Kepala Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura, dan Perkebunanan Provinsi Bali Ida Bagus Wisnuardhana juga meminta agar disediakan gudang gudang penyimpanan beras  sehingga ketika panen raya terdapat tempat penyimpanan beras yang memadai sehingga jumlah beras yang ada di pasaran tidak melebihi kebutuhan konsumen,yang dapat menyebabkan anjloknya harga. 

Hal senada juga disampaikan oleh Ketua Umum DPD Perpadi Provinsi Bali AA Made Sukawetan, S.Sos menyampaikan bahwasannya organisasi yang ia pimpin menaungi sekitar 700 tempat penggilingan padi namun hanya baru 110 usaha penggilingan yang mendapat bantuan penguatan modal dari Lembaga Usaha Ekonomi pedesaan ( LUEP). Untuk itu pihaknya sangat mengapresiasi langkah Wagub dengan melakukan sinergi dengan pihak Jamkrida Bali Mandara guna mendapatkan penguatan modal. 

Ketua DPD Perpadi juga menguraikan bahwasannya selain permasalahan permodalan, pihaknya juga meminta agar kegiatan penyuluhan dan pembinaan kepada para petani terus ditingkatkan mengingat masih banyak petani yang belum bisa mengoperasikan alat alat pertanian modern. Pihaknya juga menyampaikan apresiasi terhadap Pemprov Bali yang telah memberikan perhatian kepada sektor pertanian dengan hadirnya program Simantri serta Jamkrida. 

Berita Terkait

Breaking News 3480302834426270720

Post a Comment

Redaksi DEWATA NEWS menerima komentar terkait artikel yang ditayangkan di DEWATA NEWS . Isi komentar menjadi tanggung jawab pengirim. Pembaca berhak melaporkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA. Redaksi DEWATA NEWS akan menilai laporan dan berhak memberi peringatan dan menutup akses terhadap pemberi komentar.

Terimakasih
www.dewatanews.com

emo-but-icon

Siapa Calon Gubernur Bali 2018 Pilihan Anda ?

Bali Creative Week 2017

Bali Creative Week 2017

YURA Shop

Populer

item