Di Buleleng, Serapan Anggaran Semester II Tahun 2016 Capai 95 Persen

Buleleng, Dewata News.com —   Kepala Bappeda dan Litbang Kabupaten Buleleng Ir.Gede Dharmaja,M.Si menilai, kinerja jajaran di seluruh u...


Buleleng, Dewata News.com — Kepala Bappeda dan Litbang Kabupaten Buleleng Ir.Gede Dharmaja,M.Si menilai, kinerja jajaran di seluruh unit SKPD Pemerintah Kabupaten Buleleng pada semester kedua tahun 2016 sangat baik dan patut diapresiasi.
 
”Ini terbukti dari program yang direncanakan sudah berjalan maksimal dengan serapan anggaran daerah yang sudah mencapai 95 persen,” kata Kepala Bappeda dan Litbang Kabupaten Buleleng, Gde Dharmaja, saat ditemui di sela-sela Rapat Kerja Evaluasi Program/Kegiatan Pembangunan Daerah Kabupaten Buleleng Semester II Tahun 2016 yang diselenggarakan di Ruang Pertemuan Hotel Banyualit, Senin (23/01).
 
Menurut Dharmaja, capaian program atau kegiatan yang terealisasi mencapai 97 persen. Hal tersebut menunjukkan program atau kegiatan sudah berjalan dengan baik. Namun, ada beberapa kegiatan yang realisasinya kurang dari nilai 97 persen tersebut. Ini terjadi karena dua hal. Pertama, karena adanya efisiensi dan kedua ada kegiatan yang baru bisa dibayar pada tahun 2017.
 
“Program kita yang sudah berjalan realisasinya mencapai 97 persen. Nilai ini menunjukkan program atau kegiatan sudah berjalan dengan baik,” ucapnya.
 
Darmaja juga menambahkan serapan anggaran pada semester II tahun 2016 sudah mencapai 95 persen. Nilai yang melebihi 90 persen menunjukkan aliran atau cash flow kas daerah sudah bagus. Serapan anggaran ini juga menunjukkan tiap-tiap SKPD sudah melaksanakan perencanaan yang matang dan pelaksanaannya juga matang sehingga apa yang direncanakan berjalan dengan.
 
”Untuk serapan anggaran, nilainya sudah mencapai 95 persen. Ini berarti melebihi 90 persen yang menunjukkan, bahwa cash flow kas daerahnya sudah bagus,” imbuh Dharmaja.
 
Disinggung mengenai fokus pembangunan pada tahun 2017, Dharmaja menjelaskan penuntasan infrastruktur pedesaan menjadi fokus utama sesuai dengan instruksi pimpinan. Selain itu, fasilitas kesehatan akan dilengkapi dengan sudah adanya gedung yang baru dan penambahan alat kesehatan.
 
Penambahan alat kesehatan juga akan difokuskan pada RS Pratama di Tangguwisia, RS Pratama di Giri Emas dan di Gedung IGD RSUD Buleleng yang baru.
 
Pada tahun ini juga akan dilaksanakan identifikasi masalah pertanian sehingga di tahun 2018 gebyar pertanian sudah bisa dilaksanakan.
 
“Fokus masih di infrastruktur pedesaan kemudian alat kesehatan untuk dua RS Pratama dan pada tahun ini akan dimulai identifikasi permasalahan di bidang pertanian karena pada tahun 2018 akan fokus pada pertanian,” jelasnya.
 
Sementara itu, Plt. Bupati Buleleng, Ir. I Made Gunaja, M.Si mengungkapkan, raker evaluasi ini sangat strategis, karena berlangsung pada masa berakhirnya Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Kabupaten Buleleng. Oleh karena itu, pada masa berakhirnya RPJMD ini sebagai sarana evaluasi sejauh mana target-target yang sudah ditetapkan di RPJMD sudah terealisasi.
 
“Raker ini sebagai evaluasi pada masa akhir RPJMD sejauh mana target terealisasi. Kalau belum terealisasi, apa langkah atau strateginya selanjutnya untuk memenuhi target-target tersebut sehingga raker ini sangat strategis,” imbuhnya. (DN ~ TiR).—

Berita Terkait

Kabar Buleleng 4890771735582812311

Post a Comment

Redaksi DEWATA NEWS menerima komentar terkait artikel yang ditayangkan di DEWATA NEWS . Isi komentar menjadi tanggung jawab pengirim. Pembaca berhak melaporkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA. Redaksi DEWATA NEWS akan menilai laporan dan berhak memberi peringatan dan menutup akses terhadap pemberi komentar.

Terimakasih
www.dewatanews.com

emo-but-icon

Siapa Calon Gubernur Bali 2018 Pilihan Anda ?

Bali Creative Week 2017

Bali Creative Week 2017

Advertorial

Advertorial

Pemprov Bali

YURA Shop

Populer

item