Polres Buleleng Gelar Lomba Penyuluhan dan Sosialisasi Bahaya Narkotika

Buleleng,  Dewata News.com  — Kapolres Buleleng AKBP Made Sukawijaya mengatakan, Perkembangan teknologi informasi, globalisasi dan peru...


Buleleng, Dewata News.com —Kapolres Buleleng AKBP Made Sukawijaya mengatakan, Perkembangan teknologi informasi, globalisasi dan perubahan gaya hidup turut memberikan andil terhadap maraknya tindak pidana narkotika dan merupakan organize crime yang memerlukan pola-pola khusus dalam penanganannya.
 
     Ketika membuka kegiatan Lomba Penyuluhan dan Sosialisasi Bahaya Narkotika di Wantilan Arya Damar Polres Buleleng, Sabtu (13/08), Kapolres Sukawijaya menekankan, penyebaran dan penyalahgunaan narkotika sekarang ini sudah sampai ke pelosok-pelosok pedesaan dan  merambah ke berbagai lapisan masyarakat tanpa memandang status maupun usia.
 
     “Apabila hal itu dibiarkan akan mempengaruhi ketahanan nasional serta mengganggu stabilitas keamanan dan ketertiban yang pada hakekatnya akan merusak tatanan kehidupan berbangsa dan bernegara,” ucap Made Sukawijaya.
 
     Ia juga memaparkan, trend penegakan hukum pun kian meningkat dari tahun ke tahun yang semuanya kelompok pengedar atau tersangka pemakai, ditandai dengan crime total tahun 2015 di wilayah Buleleng sebanyak 34 kasus dengan tersangka 33 orang.
 
   Sementara itu, di bulan Januari hingga akhir Juli 2016 lalu sebanyak 34 kasus dengan jumlah tersangka 41 orang.
 
   Kapolres Buleleng Made Sukawijaya tidak menampik,  saat ini peredaran narkotika masih marak di wilayahnya dan terkait test urine yang dilakukan setiap bulan sekali terhadap jajarannya, belum ditemukan bawahannya pemakai narkoba.
 
    Kasat Resnarkoba Polres Buleleng selaku Ketua Panitia Lomba, AKP Made Agus Dwi Wirawan menjelaskan, lomba yang diikuti 10 peserta dari perwakilan 9 Polsek di jajaran Polres Buleleng ini bertujuan untuk mengoptimalkan aksi yang merupakan perintah langsung dari Kapolri.
 
    Kriteria penilaian diantaranya penguasaan materi yang disampaikan, penampilan serta aspek lainnya yang dinilai langsung oleh tim penilai dari Dinas Kesehatan, Dinas Pendidikan, Bagian Sosial Setda Buleleng, anggota kepolisian dan wartawan.
 
   Dari hasil penilaian tim juri, ditetapkan Made Yuda Suryawan (perwakilan dari Polsek Kubutambahan), disusul Carma Wirata dari perwakilan Polsek Banjar sebagai juara II dan juara III Gede Ganesha dari perwakilan Polsek Sukasada. Sementara Juara Favorit diraih oleh Gusti Made Arnawa perwakilan dari Polsek  Busungbiu.
 
    Kepada para juara lomba diberikan hadiah menarik, berupa piala, piagam penghargaan, uang pembinaan, sejumlah alat elektronik dan 1 unit notebook bagi pemenang favorit. (DN ~ TiR)

Berita Terkait

Kabar Buleleng 4072064480181382730

Post a Comment

Redaksi DEWATA NEWS menerima komentar terkait artikel yang ditayangkan di DEWATA NEWS . Isi komentar menjadi tanggung jawab pengirim. Pembaca berhak melaporkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA. Redaksi DEWATA NEWS akan menilai laporan dan berhak memberi peringatan dan menutup akses terhadap pemberi komentar.

Terimakasih
www.dewatanews.com

emo-but-icon

Siapa Calon Gubernur Bali 2018 Pilihan Anda ?

Populer

item