Optimalkan Program Bali Mandara, Pastika Minta Kritik Konstruktif dan Solusi Aplikatif

Denpasar, Dewata News. Com -  Memaknai delapan tahun pelaksanaan Program Bali Mandara, Gubernur Bali Made Mangku Pastika kembali menga...



Denpasar, Dewata News. Com - Memaknai delapan tahun pelaksanaan Program Bali Mandara, Gubernur Bali Made Mangku Pastika kembali menganugerahkan penghargaan bagi individu, kelompok masyarakat atau institusi yang telah memberi kontribusi penting dalam pembangunan daerah. Dalam sambutannya pada Malam Penganugerahan BMPN 2016 yang berlangsung di Panggung Terbuka Taman Budaya Denpasar, Senin (29/8), Pastika menyampaikan bahwa sebagian besar program Bali Mandara telah berjalan dengan baik. 

Namun demikian dia menyadari masih ada program yang belum terlaksana secara efektif serta belum memberikan manfaat optimal bagi masyarakat. Untuk itu pihaknya sangat terbuka menerima kritik konstruktif dan solusi yang aplikatif dari seluruh komponen masyarakat.  

"Tak henti-hentinya saya minta seluruh komponen masyarakat untuk ikut mengawal setiap program melalui pemberian kritik yang konstruktif dan solusi yang aplikatif," ucapnya. 

Dengan demikian, ujar Pastika, semua program diharapkan dapat berjalan efektif dan tepat sasaran untuk memberi manfaat sebesar-besarnya bagi krama Bali. 


Menurut Pastika, Penganugerahan BMPN mempunyai makna yang strategis dalam mendorong peran serta aktif masyarakat dalam pembangunan. Penghargaan ini merupakan wujud apresiasi dan terima kasih pemerintah kepada tokoh masyarakat yang telah menunjukkan dedikasi tinggi serta konsisten mengabdi untuk kemajuan Bali. Dia memahami bahwa penghargaan bukan tujuan utama bagi mereka dalam melakukan pengabdian. 

"Karena saya yakin mereka melakukannya dengan tulus iklas dilandasi semangat ngayah," ujarnya. 

Penghargaan ini, kata Pastika, hendaknya dimaknai sebagai wujud perhatian dan terima kasih atas pengabdian dan dedikasi yang telah mereka lakukan. Pastika berharap, para penerima panghargaan makin menguatkan dedikasi dan dapat menjadi tauladan sekaligus memotivasi seluruh krama Bali untuk berpastisipasi dalam pembangunan. Selanjutnya, dia juga mengajak seluruh pemuka masyarakat dari berbagai bidang untuk makin menguatkan komitmen membangun Daerah Bali. 

Dalam kesempatan itu Pastika juga menegaskan komitmennya untuk memberikan penghargaan BMPN secara berkelanjutan kepada mereka yang dipandang layak dan memenuhi kriteria pengabdian.  Dia yakin, semangat kebersamaan dan kerja keras seluruh komponen mampu mempercepat terwujudnya Bali yang Maju,Aman,Damai dan Sejahtera (Bali Mandara)
Pada bagian lain, Gubernur Pastika secara khusus menyampaikan terima kasih dan penghargaan kepada seluruh jajaran Pemprov Bali atas kerja kerasnya dalam mengawal pelaksanaan program Bali Mandara. Dia mengajak mereka memantapkan komitmen dalam melaksanakan swadharma ngayah untuk krama Bali.


Sementara itu, Kepala Biro Humas Setda Provinsi Bali yang juga selaku Ketua Panitia Penganugerahan BMPN 2016 I Dewa Gede Mahendra Putra,SH,MH melaporkan bahwa kegiatan ini rutin digelar dalam tiga tahun terakhir. Kata dia, BMPN merupakan wujud apresiasi Pemprov Bali kepada mereka yang telah memberikan kontribusi penting dalam pembangunan. Lebih dari itu, penganugerahan BMPN diharapkan dapat memotivasi seluruh komponen masyarakat untuk berpartisipasi aktif dan konsisten meneruskan pengabdian sesuai dengan keahlian di bidang  masing-masing. 

Melalui proses seleksi yang cukup ketat dengan melibatkan Kelompok Ahli Pembangunan dan SKPD terkait, BMPN 216 dianugerahkan kepada lima tokoh antara lain Ida Wayan Oka Granoka (budayawan), I Made Wianta (seniman), Ir. I.G.A.K Sudaratmaja,MS (praktisi pertanian) dan I Ketut Suwendra (seniman). Kelimanya berhak atas piagam, piala, lencana emas dan uang tunai. 

Malam penganugerahan BMPN juga dirangkai dengan penutupan Pegelaran Seni Mahalango 2016 yang telah dilaksanakan sejak 10 Juli 2016. Acara tambah semarak dengan pementasan Sendratari Kolosal 'Yudistira Madeg Nata' oleh Sanggar Paripurna Bona Gianyar dan pembangian doorprize berupa sepeda motor, TV, kulkas, dispenser dan mesin cuci.


Malam Penganugerahan BMPN dihadiri pula oleh Wagub Ketut Sudikerta, Pimpinan SKPD, Forum Komunikasi Pimpinan Daerah, FKUB dan seluruh pegawai di lingkungan Pemprov Bali. Di sela-sela acara, Gubernur Pastika mendaulat Wagub Sudikerta untuk naik ke atas panggung untuk meniup lilin ulang tahun. Karena tepat pada 29 Agustus 2016 bertepatan dengan kelahiran pria kelahiran Pecatu tersebut. (DN - HuM)

Berita Terkait

Breaking News 3014103423532845931

Post a Comment

Redaksi DEWATA NEWS menerima komentar terkait artikel yang ditayangkan di DEWATA NEWS . Isi komentar menjadi tanggung jawab pengirim. Pembaca berhak melaporkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA. Redaksi DEWATA NEWS akan menilai laporan dan berhak memberi peringatan dan menutup akses terhadap pemberi komentar.

Terimakasih
www.dewatanews.com

emo-but-icon

Siapa Calon Gubernur Bali 2018 Pilihan Anda ?

Populer

item