Empat Tahun Bupati Pas Selesaikan Hal-Hal yang Mendasar

B uleleng,  Dewata News.com  —  Empat tahun sudah kepemimpinan Bupati Putu Agus Suradnyana memimpin Kabupaten Buleleng ditandai dengan ...


Buleleng, Dewata News.com — Empat tahun sudah kepemimpinan Bupati Putu Agus Suradnyana memimpin Kabupaten Buleleng ditandai dengan acara silaturahmi dengan para awak media, baik media cetak, maupun media elektronik, termasuk mediaonline di Singaraja, Jumat (26/08) siang.
      Infrastruktur menjadi titik utama perhatian Putu Agus Suradnyana yang akrab dipanggil PAS sejak dilantik pada 27 Agustus 2012 bersama Wakil Bupati Buleleng Nyoman Sutjidra. Berangkat dari latar belakang seorang pengusaha, PAS paham betul, bahwa infrastruktur sangat dibutuhkan bagi perekonomian Buleleng.
    Menurut Bupati PAS, ada yang sangat krusial menjelang akhir masa jabatannya tahun 2017 mendatang, yakni penyusunan RAPBD Buleleng Tahun 2017 yang akan disampaikan kepada pihak legislatif. Sementara, pada perhelatan Pilkada Buleleng 2017, Putu Agus Suradnyana bersama Nyoman Sutjidra maju sebagaiincumbent atau petahana untuk bisa melanjutkan program yang belum dicapai dalam Program 12 PAS.
    Bupati PAS tidak menampik, selama ini yang diselesaikan dari Program 12 PAS adalah hal-hal yang mendasar, seperti menyangkut infrastruktur, pendidikan maupun kesehatan. Dengan menyelesaikan infrastuktur akan lebih memudahkan kelancaran hasil-hasil perekonomian di pedesaan untuk dipasarkan di wilayah perkotaan.
    Kendati memang PAS mengakui, sedikitnya 123 kilometer jalan pedesaan mengalami kerusakan, karena jalan dimaksud belum menjadi jalan kabupaten. Setelah jalan kabupaten diselesaikan, pihak Pemkab Buleleng nantinya akan menjadikan jalan desa dimaksud sebagai jalan kabupaten untuk percepatan penanganan kerusakan.
   Di bidang pendidikan, oleh Kepala Dinas Pendidikan Buleleng Gede Suyasa menyebut, dari sembilan kecamatan yang ada, hanya kecamatan Banjar belum memiliki gedung SMK. Kenapa? Menurut Suyasa, karena belum ada desa di wilayah Kecamatan Banjar untuk menyediakan pengadaan lahan pembangunan gedung SMK, sebagai salah satu syarat.
   Namun, dari regulasi pelimpahan kewenangan dan tanggungjawab sekolah SMA /SMK oleh Provinsi, dijelaskan Suyasa, belum jelas terkait pendirian gedung di tingkat menengah ini.
   Bupati PAS juga menyinggung telah dibangunnya Rumah Sakit Pratama maupun gedung IRD RSUD Buleleng, sebagai hal mendasar kebutuhan masyarakat yang diharapkan awal tahun 2017 sudah beroperasi, setelah pengisian alat-alat canggih.
  Sementara khusus untuk pemanfaatan di lantai IV IRD RSUD Buleleng itu, dijelaskan Bupati PAS akan diberikan kepada Undiksha Singaraja sebagai ruang perkuliahan Fakultas Pendidikan Kedokteran.
   Pemkab Buleleng, tegas Bupati PAS, mendorong segera dibukanya Fakultas Pendidikan Kedokteran di Undiksha, karena saat ini sangat dirasakan sulitnya dokter spesialis mau kerja di Buleleng. ”Kalau ada dokter spesialis maupun kerja di Buleleng dengan gajih kontrak, kami siap menerima,” jelasnya.
   Bupati PAS juga menyinggung komitmen menjaga pelestarian lingkungan dan kebersihan yang sudah dimulai dari desa, sehingga hampir setiap minggu ada gerakan kebersihan.Kepada desa-desa yang sudah mempunyai TPST, piihak Pemkab Buleleng memberikan bantuan sebuah unit mobil pengangkut sampah.
    
    Terkait pelaksanaan Bulfest, maupun Like Buyan Festival dan Lovina Festival, disinggung Bupati PAS sebenarnya pembiayaannya tidak terlalu besar dibanding dampak yang dihasilkan, dengan lebih memberikan ruang dalam berkesenian, hingga di wilayah kecamatan.
   Bahkan, kegiatan yang digelar rutin ini, ditengarai Bupati PAS sudah dijadikan agenda nasional, dengan diberikannya bantuan dari Kementrian Pariwisata.
  Setelah penyelesaian hal-hal yang mendasar itu, lanjut Bupati PAS, nantinya menyentuh peningkatan kesejahteraan masyarakat.
   Dengan kondisi wilayah Buleleng yang nyegara gunung, karena kadar tanah yang cukup baik, Bupati PAS yakin dan optimis mampu menggerakkan sektor pertanian, sehingga meningkatkan PDRB secara siginifikan.
   Ini sebagai bukti kesungguhan dari duet kepemimpinan Putu Agus Suradnyana-Nyoman Sutjidra (PASS) mengantarkan masyarakat Buleleng menikmati kehidupan lebih sejahtera. Bahkan, ke depan menjadikan Kabupaten Buleleng mampu bersaing dengan kabupaten lainnya di Bali.
   Dari Program Andalan yang merasuk pada Program 12 PAS, ternyata sebelum akhir jabatan di tahun 2017 sudah mampu diwujudkan berkat kesigapan duet kepemimpinan PASS (Putu Agus Suradnyana-Nyoman Sutjidta) yang tidak banyak bicara tapi melakukan Kerja Nyata untuk Buleleng. (DN ~ TiR).

Berita Terkait

Kabar Buleleng 5114593926958014307

Post a Comment

Redaksi DEWATA NEWS menerima komentar terkait artikel yang ditayangkan di DEWATA NEWS . Isi komentar menjadi tanggung jawab pengirim. Pembaca berhak melaporkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA. Redaksi DEWATA NEWS akan menilai laporan dan berhak memberi peringatan dan menutup akses terhadap pemberi komentar.

Terimakasih
www.dewatanews.com

emo-but-icon

Siapa Calon Gubernur Bali 2018 Pilihan Anda ?

Populer

item