Pasek Suardika Gemakan Tantangan Anak Bangsa di Sekolah Lab Undiksha

B uleleng,  Dewata News.com  —  Sebagai alumni Sekolah Laboratorium Undiksha (sejak TK,SD dan SMP), Gede Pasek Suardika yang anggota DP...


Buleleng, Dewata News.com — Sebagai alumni Sekolah Laboratorium Undiksha (sejak TK,SD dan SMP), Gede Pasek Suardika yang anggota DPD RI asal Bali ini menyempatkan diri berkunjung ke Sekolah Lab.Undiksha di Jalan Jatayu, Singaraja, Jumat (28/07).
 
Kehadiran anggota parlemen yang mantan Anggota Komisi III DPR RI ini disambut Ketua dan Sekretaris Yayasan Sekolah Lab Undiksha Dr. Gede Artawan, M.Pd, Direktur Sekolah maupun guru-guru beserta para siswa di Auditorium Sekolah Lab Undiksha Singaraja.
 
Sejatinya kunjungan resmi sebagai Anggota Komisi I DPD RI Dapil Bali ini, adalah ke Panwaslih Kabupaten Buleleng yang bertugas mengawasi perhelatan Pilkada Buleleng 2017 mendatang.
 
”Sebagai alumni Sekolah Lab, kami sempatkan diri mengunjungi dan berinteraksi dengan Yayasan Lab.Undiksha maupun Direktur Sekolah beserta adik-adik pelajar masa kini, terkait tantangan anak bangsa sekarang dan akan datang,” ungkap Pasek Suardika sesaat meninggalkan Sekolah Lab.Undiksha di Jalan Jatayu Singaraja untuk selanjutnya menuju Sekretariat Paswalih Kabupaten Buleleng.
 
Dihadapan para siswa Sekolah Lab Undiksha, Pasek Suardika memberikan motivasi dengan  menggemakan tantangan anak bangsa di era global agar semakin semangat belajar dan belajar untuk menjadi sumber daya manusia (SDM) yang mampu bersaing, dengan menjauhi narkoba. Sebab, ke depan itu bukan lagi phisik yang diperlukan tapi mental dalam memperkuat SDM.

Sebagai anggota parlemen yang telah mengunjungi berbagai daerah provinsi di Indonesia, ternyata hampir 50% penghuni Lapas adalah korban narkoba. Dan perusak moral anak bangsa ini, terus melakukan aksinya hingga sasarannya ke sekolah-sekolah dengan berbagai kemasan.
 
Karena itu, Pasek Suardika mengisyaratkan agar anak-anak jangan sampai salah pergaulan, sehingga pemerintah dituntut menyediakan ruang terbuka untuk tumbuh kembang anak, seperti Taman Kota maupun lapangan untuk beraktivitas secara positif.
 
Karena sementara ini, ditengarai Pasek Suardika, Buleleng sebagai kabupaten terluas di Bali masih sangat kurang dalam penyediaan ruang terbuka sebagai aktivitas tumbuh kembang anak.
 
”Dengan banyak aktivitas pada ruang tumbuh anak itu akan mensirnakan pikiran anak-anak ke hal-hal negatif dari dampak pergaulan bebas. Memberantas narkoba tidak cukup dengan penyuluhan semata,” ungkap Pasek Suardika. (DN ~ TiR).

Berita Terkait

Kabar Buleleng 1504928077334827484

Post a Comment

Redaksi DEWATA NEWS menerima komentar terkait artikel yang ditayangkan di DEWATA NEWS . Isi komentar menjadi tanggung jawab pengirim. Pembaca berhak melaporkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA. Redaksi DEWATA NEWS akan menilai laporan dan berhak memberi peringatan dan menutup akses terhadap pemberi komentar.

Terimakasih
www.dewatanews.com

emo-but-icon

Siapa Calon Gubernur Bali 2018 Pilihan Anda ?

Event Partner

Event Partner

Event Partner

Event Partner

Event Partner

Event Partner

Event Partner

YURA Shop

Populer

item