Gianyar, dewatanews.com – Memperkuat nilai spiritual sebagai landasan pengabdian kepada masyarakat, Bupati Gianyar I Made Mahayastra bersama jajaran Pemerintah Kabupaten Gianyar mengikuti persembahyangan bersama pada puncak piodalan Padmasana di kawasan Pusat Pemerintahan (Puspem) Kabupaten Gianyar, Rabu (21/10).
Piodalan berlangsung khidmat sebagai wujud sradha dan bhakti ke hadapan Ida Sang Hyang Widhi Wasa. Melalui upacara tersebut, seluruh jajaran Pemkab Gianyar memanjatkan doa memohon kerahayuan, keselamatan, dan keharmonisan bagi penyelenggaraan pemerintahan serta kesejahteraan masyarakat.
Lebih dari sekadar pelaksanaan tradisi keagamaan, piodalan ini menjadi momentum untuk memperkuat nilai-nilai spiritual, mempererat kebersamaan, serta meneguhkan komitmen aparatur pemerintah dalam menjalankan tugas dan tanggung jawab kepada masyarakat.
Kepala Bagian Kesejahteraan Rakyat (Kabag Kesra) Setda Kabupaten Gianyar, I Kadek Arnata, mengatakan piodalan Padmasana Puspem Gianyar merupakan ungkapan rasa syukur sekaligus sarana memohon tuntunan agar seluruh jajaran pemerintah senantiasa diberikan kelancaran dalam menjalankan pengabdian.
“Piodalan ini merupakan bentuk bakti dan rasa syukur ke hadapan Ida Sang Hyang Widhi Wasa. Melalui pelaksanaan upacara ini, kita memohon kerahayuan dan keselamatan agar seluruh jajaran Pemerintah Kabupaten Gianyar senantiasa diberikan tuntunan dalam menjalankan tugas dan pengabdian kepada masyarakat,” ujarnya.
Menurut Arnata, nilai-nilai yang terkandung dalam upacara keagamaan hendaknya tidak berhenti pada pelaksanaan ritual, tetapi juga tercermin dalam sikap dan perilaku aparatur saat menjalankan tugas sehari-hari.
Nilai ketulusan, kejujuran, integritas, dan tanggung jawab menjadi landasan penting dalam mewujudkan pelayanan publik yang profesional serta berorientasi pada kepentingan masyarakat. Dengan demikian, penguatan spiritual diharapkan berjalan seiring dengan peningkatan kualitas penyelenggaraan pemerintahan.
Ia menambahkan, keseimbangan kehidupan sekala dan niskala merupakan bagian penting dari kehidupan masyarakat Bali. Prinsip tersebut juga relevan dalam pemerintahan, sehingga pelaksanaan pembangunan dan administrasi harus senantiasa selaras dengan nilai moral, etika, serta tanggung jawab sosial.
Puncak upacara piodalan dipuput oleh dua sulinggih, yakni Ida Pedanda Gede Made Putra Kekeran dari Griya Kekeran, Blahbatuh, dan Ida Pedanda Gede Made Jelantik Adnyana dari Griya Tegal, Celuk, Sukawati. Seluruh rangkaian upacara berlangsung dengan penuh kekhusyukan sesuai tata pelaksanaan upacara keagamaan Hindu.
Persembahyangan bersama yang diikuti para pejabat dan pegawai di lingkungan Pemkab Gianyar tersebut juga mencerminkan upaya menjaga keseimbangan kehidupan spiritual dan pelaksanaan tugas pemerintahan. Kebersamaan ini diharapkan semakin memperkuat semangat kolektif dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.
Di sisi lain, pelaksanaan piodalan menjadi bagian dari upaya melestarikan adat, tradisi, dan budaya Bali di lingkungan pemerintahan. Tradisi yang diwariskan secara turun-temurun ini memiliki peran penting dalam menjaga identitas daerah sekaligus menanamkan nilai-nilai luhur kepada generasi mendatang.
Melalui momentum piodalan Padmasana Puspem Gianyar, Pemkab Gianyar berharap semangat sradha dan bhakti semakin mengakar dalam kehidupan pribadi maupun pelaksanaan tugas seluruh aparatur. Dengan landasan spiritual, moral, dan etika yang kuat, pemerintahan diharapkan berjalan harmonis, berintegritas, serta senantiasa mengutamakan kesejahteraan masyarakat.
Pelestarian tradisi dan budaya Bali pun diharapkan terus berjalan beriringan dengan peningkatan kualitas pelayanan publik dan pembangunan daerah, sehingga kemajuan Gianyar tetap berpijak pada nilai-nilai luhur yang menjadi jati diri masyarakatnya.

No comments:
Post a Comment
Redaksi DEWATA NEWS menerima komentar terkait artikel yang ditayangkan di DEWATA NEWS . Isi komentar menjadi tanggung jawab pengirim. Pembaca berhak melaporkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA. Redaksi DEWATA NEWS akan menilai laporan dan berhak memberi peringatan dan menutup akses terhadap pemberi komentar.
Terimakasih
www.dewatanews.com