Badung, dewatanews.com – Pasar Rakyat TP PKK Provinsi Bali bertajuk “Berbelanja dan Berbagi” di Kabupaten Badung mencatat transaksi penjualan mencapai Rp322 juta hingga pukul 09.30 WITA, Jumat (9/10). Capaian tersebut diraih hanya dalam hitungan jam sejak kegiatan berlangsung, dengan melibatkan 131 pelaku usaha dan pedagang lokal.
Kegiatan yang digelar di kawasan Pusat Pemerintahan (Puspem) Kabupaten Badung ini menjadi bagian dari upaya TP PKK Provinsi Bali dalam memperluas akses pasar bagi produk lokal, menggerakkan perekonomian masyarakat, serta memperkuat pemberdayaan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) serta industri kecil dan menengah (IKM).
Ketua TP PKK Provinsi Bali, Ny. Putri Suastini Koster, mengatakan Pasar Rakyat “Berbelanja dan Berbagi” merupakan kelanjutan program pemberdayaan ekonomi masyarakat yang telah dirintis sejak periode pertama kepemimpinan Gubernur Bali Wayan Koster.
Program tersebut bermula dari Pasar Gotong Royong pada masa pandemi COVID-19 untuk membantu pemasaran produk UMKM lokal yang terdampak. Selanjutnya, program dikembangkan melalui kegiatan Penggak PKK dan kini dilanjutkan dengan Pasar Rakyat yang digelar secara bergilir di kabupaten/kota se-Bali.
Menurut Putri Koster, kegiatan ini tidak hanya bertujuan membantu pelaku usaha memasarkan produknya, tetapi juga memberikan akses kepada masyarakat untuk mendapatkan kebutuhan sehari-hari dengan harga lebih terjangkau.
Hal itu dimungkinkan karena pedagang yang dilibatkan merupakan produsen atau pedagang langsung, sehingga rantai distribusi dapat diperpendek.
Ia berharap Pasar Rakyat dapat terus dikembangkan hingga tingkat kecamatan agar manfaatnya semakin luas dirasakan masyarakat. Selain mendorong perputaran ekonomi, kegiatan ini juga menjadi wadah silaturahmi dan penguatan sinergi antara TP PKK Provinsi Bali dan TP PKK kabupaten/kota.
Sebagai bentuk kepedulian sosial, kegiatan tersebut turut diisi penyerahan bantuan kepada 100 warga kurang mampu di Kabupaten Badung. Setiap penerima memperoleh bantuan berupa 20 kilogram beras, dua krat telur, satu liter minyak kelapa (tandusan), serta dua paket belanja dari TP PKK Provinsi Bali dan TP PKK kabupaten/kota.
Sementara itu, Ketua TP PKK Kabupaten Badung, Ny. Rasniathi Adi Arnawa, menyampaikan apresiasi atas dukungan TP PKK Provinsi Bali dalam penyelenggaraan kegiatan tersebut.
Ia menjelaskan, sebanyak 131 pelaku usaha yang berpartisipasi terdiri atas 39 pelaku IKM, 64 UMKM kuliner dan olahan pangan, serta 28 pelaku usaha produk pertanian. Kegiatan ini juga diramaikan stan Turyapada Tower dan Bali Chef Community.
Tingginya antusiasme masyarakat turut mendorong aktivitas perdagangan sejak pagi hari. Hingga pukul 09.30 WITA, transaksi penjualan telah mencapai Rp322 juta. Rasniathi optimistis nilai transaksi tersebut masih akan meningkat hingga kegiatan berakhir pada pukul 18.00 WITA.
Bahkan, ia berharap capaian transaksi Pasar Rakyat di Badung dapat melampaui hasil kegiatan serupa yang telah diselenggarakan di kabupaten/kota lainnya.
Tak hanya berfokus pada aktivitas ekonomi, Pasar Rakyat “Berbelanja dan Berbagi” juga dirangkaikan dengan sejumlah kegiatan kemasyarakatan, di antaranya gotong royong membersihkan kawasan Puspem Badung, lomba mewarnai dan kolase tingkat taman kanak-kanak (TK), sosialisasi pengelolaan sampah berbasis sumber, serta jalan santai dan senam pada sore hari.
Melalui kegiatan ini, TP PKK Provinsi Bali berharap pemberdayaan ekonomi, kepedulian sosial, dan partisipasi masyarakat dapat berjalan beriringan untuk memperluas manfaat bagi pelaku usaha sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat Bali.

No comments:
Post a Comment
Redaksi DEWATA NEWS menerima komentar terkait artikel yang ditayangkan di DEWATA NEWS . Isi komentar menjadi tanggung jawab pengirim. Pembaca berhak melaporkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA. Redaksi DEWATA NEWS akan menilai laporan dan berhak memberi peringatan dan menutup akses terhadap pemberi komentar.
Terimakasih
www.dewatanews.com