Jelang Pilperkel 30 Oktober, Bupati Klungkung Peringatkan Calon: Jangan Main Hoaks dan Politik Uang! - Dewata News

Breaking News

Gold Ads (1170 x 350)

10/12/26

Jelang Pilperkel 30 Oktober, Bupati Klungkung Peringatkan Calon: Jangan Main Hoaks dan Politik Uang!


Klungkung, dewatanews.com – Persaingan memperebutkan kursi perbekel di 22 desa di Kabupaten Klungkung mulai memasuki tahapan penting. Menjelang pemungutan suara pada 30 Oktober 2026, Bupati Klungkung I Made Satria mengingatkan seluruh calon perbekel agar tidak menggunakan hoaks dan politik uang demi meraih dukungan masyarakat.

Pesan tegas itu disampaikan Satria saat menghadiri Penandatanganan Pernyataan Bersama Deklarasi Damai Pemilihan Perbekel (Pilperkel) Serentak Kabupaten Klungkung Tahun 2026 di Balai Budaya Ida Dewa Agung Istri Kanya, Senin (12/10).

Dalam kontestasi yang melibatkan 62 calon perbekel tersebut, Satria menekankan bahwa kemenangan bukan satu-satunya hal yang harus dikejar. Kejujuran, sportivitas, dan kerukunan masyarakat harus tetap menjadi prioritas selama seluruh tahapan pemilihan berlangsung.

“Saya mengajak seluruh pihak untuk memegang teguh tiga prinsip utama: berkompetisi secara sehat dan santun tanpa hoaks maupun politik uang, siap menang dan siap kalah tanpa sikap jumawa, serta mengutamakan kerukunan antarwarga di atas segalanya,” ujar Made Satria.

Beda Pilihan Jangan Sampai Memutus Persaudaraan

Satria menegaskan, perbedaan pilihan dalam demokrasi merupakan hal yang wajar. Namun, perbedaan dukungan tidak boleh berkembang menjadi permusuhan yang merusak hubungan sosial masyarakat desa.

Ia meminta para calon, tim sukses, dan pendukung agar tidak menghalalkan segala cara untuk memenangkan persaingan, termasuk menyebarkan informasi bohong maupun menggunakan politik uang untuk memengaruhi pilihan pemilih.

“Boleh beda pilihan, tetapi kerukunan, persahabatan, dan persaudaraan antarwarga tetap harus dijaga dan menjadi yang paling utama,” tegasnya.

Menurut Satria, deklarasi damai tidak boleh sekadar menjadi seremoni penandatanganan dokumen. Komitmen tersebut harus diwujudkan melalui tindakan nyata, mulai dari tahapan kampanye hingga penerimaan hasil pemungutan suara.

Ia juga mengapresiasi panitia penyelenggara serta jajaran TNI/Polri yang turut mengawal pelaksanaan Pilperkel. Sinergi seluruh pihak dinilai penting untuk menjaga keamanan dan ketertiban hingga hari pemungutan suara.

59.961 Pemilih Akan Menentukan Pemimpin di 22 Desa

Sementara itu, Ketua Panitia Pemilihan Perbekel Kabupaten Klungkung Tahun 2026, I Gusti Ketut Suardika, yang juga menjabat Asisten Administrasi Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat, memaparkan kesiapan penyelenggaraan Pilperkel serentak.

Berdasarkan data panitia, pemilihan akan berlangsung di 22 desa dengan melibatkan 62 calon perbekel. Sebanyak 59.961 pemilih yang tercatat dalam daftar pemilih tetap (DPT) akan menyalurkan hak pilihnya di 143 tempat pemungutan suara (TPS).

“Pelaksanaan di tingkat desa dikelola oleh panitia yang dibentuk oleh Badan Permusyawaratan Desa (BPD). Sebanyak 62 calon perbekel akan berkontestasi, dengan jumlah Daftar Pemilih Tetap (DPT) mencapai 59.961 orang yang tersebar di 143 Tempat Pemungutan Suara (TPS),” ungkap Suardika.

Untuk mendukung seluruh tahapan pemilihan, Pemerintah Kabupaten Klungkung mengalokasikan anggaran melalui APBD sebesar Rp1,59 miliar.

Deklarasi damai tersebut turut dihadiri Wakil Bupati Klungkung Tjokorda Gde Surya Putra, Wakil Ketua DPRD Klungkung, jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), Penjabat Sekretaris Daerah Klungkung, serta sejumlah pemangku kepentingan lainnya.

Dengan pemungutan suara yang dijadwalkan berlangsung pada 30 Oktober 2026, seluruh calon dan pendukung diharapkan menjaga komitmen damai serta menghormati perbedaan pilihan.

Kontestasi di tingkat desa ini diharapkan tidak hanya menghasilkan pemimpin yang memperoleh mandat masyarakat, tetapi juga menjaga persaudaraan dan keharmonisan warga setelah proses demokrasi berakhir.

No comments:

Post a Comment

Redaksi DEWATA NEWS menerima komentar terkait artikel yang ditayangkan di DEWATA NEWS . Isi komentar menjadi tanggung jawab pengirim. Pembaca berhak melaporkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA. Redaksi DEWATA NEWS akan menilai laporan dan berhak memberi peringatan dan menutup akses terhadap pemberi komentar.

Terimakasih
www.dewatanews.com