Buleleng, dewatanews.com - Bupati Buleleng I Nyoman Sutjidra bersama Kepala Lembaga Administrasi Negara (LAN) RI Muhammad Taufiq meluncurkan Sistem Pembelajaran Pengembangan Kompetensi Secara Terintegrasi (Si BIJAK PATEN) sebagai implementasi dari ASN Corporate University (ASN Corpu) bertempat di Gedung Kesenian Gde Manik Singaraja, Senin (19/10).
Peluncuran ini menandai Buleleng sebagai salah satu daerah pilot project nasional dalam implementasi ASN Corporate University yang digagas LAN RI. Sistem ini bertujuan untuk meningkatkan kompetensi ASN secara terintegrasi dan berkelanjutan.
Dalam wawancaranya, Bupati Sutjidra menegaskan bahwa peluncuran ini merupakan hasil kolaborasi strategis antara Pemkab Buleleng dan LAN RI untuk pengembangan SDM ASN.
"Pada intinya kami berkolaborasi dengan LAN untuk pengembangan SDM ASN yang ada di Kabupaten Buleleng. Ada yang namanya Corporate ASN University. Jadi pengembangan untuk seluruh ASN yang ada sehingga mereka betul-betul bisa meningkat kompetensinya menuju ASN yang kredibel, berintegritas, kemudian melaksanakan tata kelola pemerintahan yang transparan, akuntabel dan bebas dari korupsi," ujar Bupati Sutjidra.
Dijelaskan, nantinya akan ada sistem pembelajaran yang diberikan oleh LAN dengan beberapa klaster, dimulai dari sosialisasi, pemberdayaan, hingga pengawasan. Sistem ini juga akan menjabarkan program-program prioritas daerah, sehingga ASN mampu mengeksekusi dan mengimplementasikan apa yang didapat untuk menunjang delapan program prioritas Kabupaten Buleleng. Untuk tahap awal, pembelajaran akan difokuskan kepada jajaran pimpinan.
"Pembelajaran ini dari pejabatnya dulu, nanti masing-masing OPD akan mensosialisasikan ke stafnya. Dari 15.000 lebih ASN, tahap awal sekitar 800 orang yang terdiri dari pimpinan, Kabid, Jafung dan kepala-kepala seksi yang nantinya akan mensosialisasikan," jelasnya.
Sementara itu, Kepala LAN RI Muhammad Taufiq memberikan apresiasi tinggi kepada Pemkab Buleleng. Menurutnya, peluncuran di Buleleng menjadi yang pertama dengan kehadiran jajaran pimpinan yang paling lengkap.
"Kami apresiasi Kabupaten Buleleng hari ini dalam launching ASN Corporate University dan Si Bijak Paten. Luar biasa, belum pernah ada program Corporate University yang di-launching dengan jajaran pimpinan penuh. Bapak Bupati, Wakil Bupati, Ketua DPRD, asisten semuanya hadir. Ini baru pertama kali," ungkapnya.
Kepala LAN RI Taufiq menilai, kehadiran lengkap pimpinan menjadi modal penting, karena kunci pengembangan kompetensi ASN adalah kepemimpinan.
"Kalau pemimpinnya seperti Bapak Bupati dan jajaran komit, dimana pun di korporasi maupun birokrasi pasti maju," tegasnya.
Ia menambahkan, ASN Corporate University bukan pembelajaran biasa, melainkan pembelajaran yang melibatkan langsung pimpinan hingga staf dan berkolaborasi dengan masyarakat untuk membangun Buleleng yang mendunia melalui inovasi.
"Kami harapkan tiga hal nyata dari pembelajaran ini. Pertama, menghasilkan terobosan untuk mensukseskan delapan misi Bupati. Kedua, harus dirasakan nyata dalam perbaikan layanan untuk masyarakat. Ketiga, harus bisa memecahkan persoalan-persoalan yang dihadapi seperti kemiskinan, pengangguran, dan pertumbuhan ekonomi. Kita harapkan prestasinya bisa melebihi rata-rata Provinsi Bali," tutupnya.
Hadir dalam peluncuran tersebut Wakil Bupati Gede Supriatna, Ketua DPRD Ketut Ngurah Arya, Sekda Gede Suyasa, Sekretaris Utama Lembaga Administrasi Negara Andi Taufik, Deputi Bidang Peningkatan Kualitas Kebijakan Administrasi Negara: Agus Sudrajat, Deputi Bidang Transformasi Pembelajaran ASN Erna Irawati, Kepala Biro Umum, Kerja Sama, dan Hubungan Masyarakat Dr. Hari Nugraha, Kepala Pusat Pembelajaran dan Strategi Kebijakan Talenta Aparatur Sipil Negara Nasional Riyadi, Camat, serta peserta kuliah umum dari masing-masing instansi.

No comments:
Post a Comment
Redaksi DEWATA NEWS menerima komentar terkait artikel yang ditayangkan di DEWATA NEWS . Isi komentar menjadi tanggung jawab pengirim. Pembaca berhak melaporkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA. Redaksi DEWATA NEWS akan menilai laporan dan berhak memberi peringatan dan menutup akses terhadap pemberi komentar.
Terimakasih
www.dewatanews.com