Karangasem, dewatanews.com – Setelah lima hari dilakukan pencarian, korban yang terjatuh ke laut saat memancing di Pantai Bukit Asah, Desa Bugbug, Kabupaten Karangasem, akhirnya ditemukan. Nahas, korban ditemukan dalam kondisi meninggal dunia pada Kamis (29/10) pagi di perairan sekitar Pulau Biyahe.
Jenazah korban ditemukan mengapung oleh seorang nelayan Desa Bugbug sekitar pukul 07.35 Wita. Lokasi penemuan berada sekitar 1,27 mil laut (NM) ke arah tenggara dari titik awal kejadian.
“Pada pukul 07.35 Wita kami menerima informasi dari nelayan Desa Bugbug bahwa ada penemuan mayat terapung-apung di seputaran Pulau Biyahe, Perairan Bugbug,” jelas Koordinator Pos SAR Karangasem, Putu Handika Bhayangkara.
Setelah dilakukan konfirmasi kepada pihak keluarga, jenazah tersebut dipastikan merupakan I Kadek Agus Mahendra (21), warga Lingkungan Pande, Semarapura Kelod Kangin, Kabupaten Klungkung.
Operasi SAR hari kelima diawali dengan briefing seluruh unsur SAR gabungan pada pukul 07.00 Wita. Tidak berselang lama, laporan penemuan jenazah diterima dan langsung ditindaklanjuti oleh Koordinator Pos Pencarian dan Pertolongan Karangasem.
Tim kemudian mengerahkan rubber boat Basarnas dan rubber boat Polairud menuju lokasi penemuan. Sekitar pukul 08.10 Wita, jenazah berhasil dievakuasi menuju Pantai Pasir Putih, Desa Bugbug, Karangasem.
Selanjutnya, jenazah dibawa menggunakan ambulans RSUD Karangasem menuju Rumah Sakit Umum Klungkung untuk penanganan lebih lanjut.
Selama lima hari operasi berlangsung, Tim SAR Gabungan telah mengerahkan berbagai personel dan sarana pencarian melalui jalur laut maupun darat. Bahkan, helikopter FINNS SGI Search and Rescue turut diterjunkan untuk mendukung pencarian selama dua hari.
Adapun sarana yang dikerahkan meliputi satu unit RIB 05 dari Unit Siaga SAR Nusa Penida, satu unit RIB 03 dari Pos SAR Karangasem, satu unit rubber boat Pos SAR Karangasem, satu unit rubber boat Polairud Polres Karangasem, serta satu unit ambulans RSUD Karangasem.
Dalam proses pencarian, tim menghadapi sejumlah kendala, terutama kondisi ombak yang cukup keras di wilayah pesisir pantai.
Operasi ini melibatkan berbagai unsur, di antaranya Pos SAR Karangasem, Unit Siaga SAR Nusa Penida, Bakamla RI, Polairud Polres Karangasem, Polairud Polda Bali Pos Padangbai, Sabhara Polda Bali, TNI AL Pos Candidasa, Babinsa dan Bhabinkamtibmas Desa Bugbug, Damkar Karangasem, BPBD Kabupaten Karangasem, perangkat Desa Bugbug, masyarakat setempat, serta keluarga korban.
Dengan ditemukannya korban, operasi pencarian yang telah berlangsung selama lima hari tersebut berakhir.

No comments:
Post a Comment
Redaksi DEWATA NEWS menerima komentar terkait artikel yang ditayangkan di DEWATA NEWS . Isi komentar menjadi tanggung jawab pengirim. Pembaca berhak melaporkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA. Redaksi DEWATA NEWS akan menilai laporan dan berhak memberi peringatan dan menutup akses terhadap pemberi komentar.
Terimakasih
www.dewatanews.com