Dobrak Batasan Kids Fashion, Gayatri Hadirkan “The Dark Is Calling” dan Siap Bawa Karya Bali ke Panggung Nasional - Dewata News

Breaking News

Gold Ads (1170 x 350)

10/18/26

Dobrak Batasan Kids Fashion, Gayatri Hadirkan “The Dark Is Calling” dan Siap Bawa Karya Bali ke Panggung Nasional


Badung, dewatanews.com - Dunia fashion anak kembali mendapat warna baru melalui karya kreatif Gayatri, desainer muda di balik ATTIRE BY BUBUNG GAYATRI, yang tampil memukau dalam ajang Discovery Fashion Week 2026. Mengusung koleksi bertajuk “THE DARK IS CALLING”, Gayatri menghadirkan perspektif berbeda tentang busana anak dengan memadukan karakter dark fashion, sentuhan elegan, dan detail couture yang artistik.

Event yang diselenggarakan oleh Lenny Hartono Management ini berlangsung pada Sabtu, 17 Oktober 2026, bertempat di Ballroom Discovery Kartika Plaza Hotel, Bali. Melalui koleksi tersebut, Gayatri menunjukkan bahwa fashion anak tidak harus selalu identik dengan warna-warna cerah, gaya manis, dan kesan ceria. Sebaliknya, anak-anak juga dapat tampil dengan karakter misterius, berani, dan penuh kekuatan melalui rancangan yang tetap sesuai dengan usia mereka.

Bagi Gayatri, “THE DARK IS CALLING” bukan sekadar koleksi busana berwarna hitam, melainkan sebuah pernyataan kreatif untuk mendobrak stigma dalam dunia kids fashion. Ia ingin membuktikan bahwa konsep dark couture dapat diterjemahkan menjadi busana anak yang elegan, artistik, dan tetap memperhatikan karakter serta usia pemakainya.

Koleksi ini didominasi warna hitam dengan aksen maroon, magenta, dan gold. Perpaduan tersebut merepresentasikan keberanian untuk tampil berbeda, kepercayaan diri, serta kekuatan dalam mengekspresikan karakter diri.

Nuansa dark juga diperkuat melalui penataan rambut yang dibiarkan tergerai dengan dua kepangan tipis, serta riasan bernuansa gelap yang tetap elegan tanpa menghadirkan kesan menyeramkan. Setiap elemen dirancang untuk membangun identitas visual yang kuat sekaligus mendukung karakter masing-masing model.

Di balik penampilan yang memukau di atas runway, terdapat proses kreatif yang membutuhkan ketelitian, riset, dan persiapan matang.

Remaja Putri yang memiliki nama lengkap  Ni Luh Nyoman Bubung Gayatri Daivi Adhikara ini mengungkapkan bahwa proses persiapan koleksi dimulai dari riset material, termasuk pemilihan lace hitam, corset, hingga detail ruffle. Setiap busana kemudian melalui proses fitting satu per satu pada model karena seluruh rancangan Attire by Bubung Gayatri  dibuat secara custom, tanpa menggunakan ukuran pakaian standar yang tersedia di pasaran.

Tantangan terbesar terletak pada pengerjaan detail handmade yang membutuhkan waktu dan ketelitian ekstra. Beberapa elemen utama yang menjadi daya tarik koleksi ini antara lain mawar hitam tiga dimensi atau 3D black rose, ekor berbahan sheer sepanjang dua meter pada look Mahadewi, cape kelelawar pada look Aruna, serta sepatu platform custom.

Menjelang hari pertunjukan, persiapan difokuskan pada gladi bersih dan pengaturan blocking runway. Hal ini menjadi bagian penting demi menjaga keamanan dan kelancaran pertunjukan.
Keseluruhan proses tersebut memperlihatkan bahwa menghadirkan sebuah koleksi couture bukan hanya tentang menciptakan busana yang indah, tetapi juga menyatukan konsep desain, kenyamanan, karakter, dan kebutuhan teknis di atas panggung.

Dalam “THE DARK IS CALLING”, Gayatri menghadirkan sembilan karakter yang masing-masing memiliki identitas dan interpretasi visual tersendiri. Setiap model menjadi bagian dari cerita yang dibangun melalui siluet, material, aksesori, dan detail busana.

Kesembilan karakter tersebut adalah Gayatri — The Innocent, Kanaya — The Rebel, Gek Angel — The Angel, Ratih — The Black Doll,  Laura — The Outsider, Melodiva — Burgundy Vamp, Clara — Rose Queen, Aruna — Vampire Countess dan Mahadewi — Ultimate Goddess.

Kesembilan look tersebut membentuk rangkaian cerita yang memperlihatkan beragam karakter perempuan melalui bahasa fashion. Setiap rancangan tidak hanya menonjolkan estetika, tetapi juga membawa pesan tentang keberanian, individualitas, dan kebebasan berekspresi.

Melalui penampilan di Discovery Fashion Week 2026, Gayatri membawa harapan agar koleksi “THE DARK IS CALLING” dapat membuka perspektif baru bagi industri fashion anak di Bali.
Ia berharap karya tersebut dapat menunjukkan bahwa dark couture memiliki peluang untuk berkembang dan diterima sebagai salah satu pilihan dalam industri kids fashion, selama dirancang secara tepat, elegan, dan sesuai dengan usia anak.

Selain itu, Gayatri ingin memberikan pengalaman runway yang profesional bagi sembilan model yang terlibat. Baginya, kesempatan tampil di panggung fashion merupakan ruang belajar untuk membangun kepercayaan diri, kedisiplinan, serta kemampuan mengekspresikan karakter melalui busana.
Harapan lainnya adalah agar koleksi ATTIRE BY BUBUNG GAYATRI mendapat perhatian dari buyer dan membuka peluang untuk tampil dalam ajang fashion yang lebih besar di luar Bali.

Lebih dari sekadar pertunjukan, Gayatri ingin menjadikan setiap kesempatan sebagai langkah untuk memperkenalkan kreativitas desainer muda Bali ke tingkat nasional.

Di luar aktivitasnya dalam dunia fashion, Gayatri juga menempuh pendidikan di Senior High Bali Hati International School, kelas XA. dan dimana saat ini mengemban peran sebagai Duta Protein Nasional 2026 dan Duta Mutu Ikan (Hulu) KKP 2026 dari Kementerian Kelautan dan Perikanan Republik Indonesia.

Perjalanan Gayatri memperlihatkan bagaimana dunia pendidikan, kreativitas, dan aktivitas pengembangan diri dapat berjalan beriringan. Melalui ATTIRE BY BUBUNG GAYATRI, ia terus mengeksplorasi gagasan baru dan menghadirkan karya dengan identitas yang kuat.

Partisipasinya dalam Discovery Fashion Week 2026 menjadi salah satu langkah penting untuk memperluas pengalaman, memperkenalkan karakter desainnya kepada publik, serta membuka peluang kolaborasi yang lebih luas.

Bagi Gayatri, keberanian untuk tampil berbeda adalah awal dari sebuah perjalanan besar. Melalui “THE DARK IS CALLING”, ia tidak hanya menghadirkan koleksi busana, tetapi juga membawa pesan bahwa kreativitas tidak mengenal batasan usia. Dari Bali, sebuah gagasan berani kini melangkah menuju panggung yang lebih luas, membawa harapan agar karya desainer muda Indonesia semakin dikenal dan diperhitungkan di dunia fashion.

No comments:

Post a Comment

Redaksi DEWATA NEWS menerima komentar terkait artikel yang ditayangkan di DEWATA NEWS . Isi komentar menjadi tanggung jawab pengirim. Pembaca berhak melaporkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA. Redaksi DEWATA NEWS akan menilai laporan dan berhak memberi peringatan dan menutup akses terhadap pemberi komentar.

Terimakasih
www.dewatanews.com