Denpasar, dewatanews.com — Membawa inovasi digital untuk mencegah perundungan di sekolah, Tim Denpasar IT Community siap mewakili Kota Denpasar dalam ajang Indonesia Inventors Day (IID) 2026 tingkat internasional di Jakarta, 3–6 Oktober mendatang.
Dukungan terhadap keikutsertaan tim tersebut disampaikan Wakil Wali Kota Denpasar, I Kadek Agus Arya Wibawa, saat menerima audiensi Tim Denpasar IT Community di Kantor Wali Kota Denpasar, Senin (21/9).
Arya Wibawa mengapresiasi para siswa yang telah terpilih membawa nama Kota Denpasar dalam kompetisi inovasi tingkat internasional. Menurutnya, keikutsertaan dalam ajang tersebut tidak hanya menjadi kesempatan untuk berkompetisi, tetapi juga menjadi pengalaman berharga bagi para pelajar dalam mengembangkan kreativitas dan inovasi di bidang teknologi.
“Saya mengucapkan selamat dan apresiasi kepada adik-adik yang telah terpilih untuk mewakili Kota Denpasar pada ajang Indonesia Inventors Day 2026. Pemerintah Kota Denpasar akan terus memberikan dukungan dan motivasi. Semoga nantinya dapat meraih hasil terbaik dan membawa nama baik Kota Denpasar di tingkat internasional,” ujar Arya Wibawa.
Bawa Inovasi Digital untuk Cegah Bullying
Pembina Denpasar IT Community, Ketut Nugraha Suadarma, menjelaskan tim yang akan berlaga terdiri atas lima siswa, yakni empat siswa dari SMP Negeri 9 Denpasar dan satu siswa dari SMP Cipta Dharma Denpasar.
Dalam kompetisi tersebut, tim akan memperkenalkan inovasi berupa website “Unbully”, sebuah platform yang mengangkat isu perlindungan dan pencegahan perundungan atau bullying di lingkungan sekolah.
Website Unbully dilengkapi fitur pelaporan yang memungkinkan siswa menyampaikan laporan kepada guru Bimbingan dan Konseling (BK).
Untuk menjaga privasi pelapor, sistem pelaporan tersebut dikemas melalui poster yang dilengkapi QR code dan direncanakan ditempatkan di toilet sekolah. Selain itu, Unbully juga menyediakan video edukasi mengenai upaya pencegahan serta penanganan dampak bullying terhadap siswa.
“Ini merupakan langkah awal untuk membantu mengatasi perundungan di lingkungan sekolah. Kami berharap ke depannya website ini dapat dikembangkan dan dimanfaatkan di sekolah-sekolah yang ada di Kota Denpasar, khususnya sebagai salah satu upaya untuk meminimalkan kasus bullying di lingkungan sekolah,” kata Ketut Nugraha.
Jadi Motivasi bagi Para Siswa
Salah satu anggota Tim Denpasar IT Community, Ni Putu Keisha Athaya Suardika, siswi SMP Negeri 9 Denpasar, mengaku bersyukur mendapat kesempatan untuk mewakili Kota Denpasar dalam ajang internasional tersebut.
Ia menyebut dukungan Pemerintah Kota Denpasar menjadi motivasi bagi seluruh anggota tim untuk mempersiapkan diri dan memberikan penampilan terbaik dalam kompetisi.
“Kami sangat bersyukur bisa mendapat kesempatan untuk mewakili Kota Denpasar pada ajang Indonesia Inventors Day 2026. Pertemuan dengan Bapak Wawali Arya Wibawa juga menjadi motivasi bagi kami untuk semakin semangat dan memberikan yang terbaik saat mengikuti kompetisi tingkat internasional tersebut,” ungkap Putu Keisha.

No comments:
Post a Comment
Redaksi DEWATA NEWS menerima komentar terkait artikel yang ditayangkan di DEWATA NEWS . Isi komentar menjadi tanggung jawab pengirim. Pembaca berhak melaporkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA. Redaksi DEWATA NEWS akan menilai laporan dan berhak memberi peringatan dan menutup akses terhadap pemberi komentar.
Terimakasih
www.dewatanews.com