Badung, dewatanews.com — Pemerintah Kabupaten Badung kembali memperkuat komitmennya dalam meningkatkan kualitas kesehatan masyarakat. Melalui Gebyar Gerakan Terpadu Nak Badung Sehat (GENTA) 2026, berbagai layanan kesehatan dan pelayanan sosial dihadirkan langsung di tengah masyarakat.
Gebyar GENTA 2026 resmi dibuka oleh Bupati Badung I Wayan Adi Arnawa bersama Wakil Bupati Bagus Alit Sucipta di Wantilan Pura Dalem Kahyangan, Banjar Tegal Jaya, Desa Dalung, Selasa (22/9).
Tak sekadar menghadirkan pemeriksaan kesehatan gratis, kegiatan ini menjadi bagian dari strategi Pemkab Badung untuk memperluas akses pelayanan sekaligus mengedukasi masyarakat mengenai berbagai program kesehatan pemerintah daerah.
Beragam layanan tersedia dalam kegiatan tersebut, mulai dari pemeriksaan kesehatan umum, konsultasi dokter umum dan gigi, pemeriksaan EKG jantung, mata, kulit, serta kesehatan jiwa oleh dokter spesialis dan psikolog. Masyarakat juga mendapatkan edukasi mengenai gizi seimbang serta skrining penyakit dalam.
Upaya pencegahan turut diperkuat melalui vaksinasi HPV bagi siswi sekolah dasar dalam program BIAS dan vaksinasi pneumonia bagi lansia yang memenuhi indikasi.
Perkuat Program Mantap Nak Badung
Dalam rangkaian kegiatan tersebut, Bupati Adi Arnawa dan Wabup Bagus Alit Sucipta juga menyerahkan bantuan nutrisi kepada anak yang terindikasi stunting, penderita penyakit ginjal, serta penyandang disabilitas.
Pemkab Badung turut memberikan penghargaan Usia Harapan Hidup (UHH) bekerja sama dengan BPD Bali kepada warga berusia 75 tahun ke atas. Penghargaan juga diberikan kepada dokter dan perawat sebagai bentuk apresiasi atas dedikasi mereka saat menangani dampak bencana gempa bumi di Nusa Tenggara Timur (NTT).
Sementara itu, Bupati Adi Arnawa menyapa secara daring warga di wilayah Dalung Permai yang tengah mendapatkan pelayanan bagi lansia dan masyarakat sakit di rumah melalui program Home Care Nak Badung Sehat.
Berdasarkan data Januari hingga Agustus 2026, layanan Home Care telah mencatat 1.885 layanan, sementara layanan Sigap mencapai 1.796 layanan dan layanan Gawat Darurat sebanyak 1.606 layanan.
Layanan tersebut bahkan menjangkau masyarakat lanjut usia hingga usia 103 tahun, menunjukkan upaya pemerintah dalam menghadirkan pelayanan kesehatan secara langsung dan responsif.
“Program ini tentu sangat berguna dan bermanfaat sekali buat masyarakat kita. Oleh karena itulah melalui gerakan terpadu ini, saya berharap ini akan tetap secara konsisten terus berlanjut,” ujar Adi Arnawa.
Menurutnya, pelayanan tersebut tidak hanya menjadi bentuk jemput bola, tetapi juga sarana untuk meningkatkan pemahaman masyarakat terhadap berbagai program kesehatan yang dijalankan Pemkab Badung.
25 Kegiatan Lintas OPD
Kepala Dinas Kesehatan Badung Bagus Padma Puspita mengatakan, Gebyar GENTA merupakan bagian dari pelaksanaan misi kedua pemerintah daerah dalam meningkatkan kualitas kehidupan krama, khususnya di bidang pendidikan, kesehatan, dan kesejahteraan sosial.
Gebyar GENTA 2026 diisi dengan 25 kegiatan lintas organisasi perangkat daerah (OPD) serta melibatkan BPJS.
“Terima kasih untuk Desa Dalung yang telah membantu kegiatan ini. Harapannya ke depan di seluruh enam kecamatan dan di masing-masing desa kita bisa bergerak seperti ini secara simultan bersama, berkolaborasi,” katanya.
Ia berharap kolaborasi tersebut dapat terus diperluas sehingga peningkatan kualitas hidup masyarakat tidak hanya menyentuh aspek kesehatan, tetapi juga pendidikan dan sektor kesejahteraan lainnya.
Layanan Lengkap untuk Warga
Masyarakat yang hadir dapat mengikuti berbagai kegiatan, mulai dari senam lansia hingga pengukuran kebugaran.
Pelayanan kesehatan yang tersedia juga cukup beragam, meliputi cek kesehatan, EKG jantung, pemeriksaan mata, gigi dan mulut, kulit, hingga layanan kesehatan jiwa.
Untuk ibu dan anak, tersedia kelas ibu hamil, Posyandu siklus hidup, imunisasi dan vaksinasi, serta konseling gizi.
Selain itu, masyarakat dapat mengakses Pelayanan Kesehatan Tradisional Komplementer (Yankestradkom) yang melibatkan Gotra Pangusada Bali, termasuk Pojok Jamu yang menyediakan produk jamu bermutu.
Kegiatan juga diramaikan dengan keterlibatan UMKM pangan lokal yang telah mengantongi izin PIRT. Sementara dari sisi pelayanan administrasi dan sosial, tersedia aktivasi JKN dan Identitas Kependudukan Digital (IKD) oleh Disdukcapil serta pelayanan perlindungan sosial oleh Dinas Sosial.
Melalui Gebyar GENTA 2026, Pemkab Badung menegaskan upaya menghadirkan pelayanan yang lebih dekat, terpadu, dan mudah dijangkau masyarakat, sekaligus mendorong terwujudnya masyarakat Badung yang sehat, sejahtera, dan bahagia.

No comments:
Post a Comment
Redaksi DEWATA NEWS menerima komentar terkait artikel yang ditayangkan di DEWATA NEWS . Isi komentar menjadi tanggung jawab pengirim. Pembaca berhak melaporkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA. Redaksi DEWATA NEWS akan menilai laporan dan berhak memberi peringatan dan menutup akses terhadap pemberi komentar.
Terimakasih
www.dewatanews.com