Jembrana, dewatanews.com – Lima siswa SMA Negeri 1 Negara berhasil mengharumkan nama Kabupaten Jembrana di kancah internasional. Membawa gagasan tentang pelestarian budaya Subak melalui pariwisata berkelanjutan, mereka sukses meraih 1st Silver Medal pada kategori Tourism and Culture dalam ajang 3rd International Student Summit (ISS) 2026 di Kuala Lumpur, Malaysia.
Kompetisi yang berlangsung pada 12–13 September 2026 tersebut mempertemukan pelajar dan mahasiswa dari berbagai negara untuk mempresentasikan gagasan inovatif dalam menjawab berbagai isu global.
Ajang ini diselenggarakan oleh Sentosa Foundation berkolaborasi dengan Entrepreneurial Development and Graduate Marketability (CEM) serta Universiti Putra Malaysia (UPM).
Lima siswa SMAN 1 Negara yang berhasil mengukir prestasi tersebut yakni Ni Putu Vidya Nirmala Suwarbawa, Dewi Ayu Parwati, Jessica Putri Christian, Kevin Reign Jonathan Wang, dan Putu Devanya Maheswari, dengan didampingi guru pembimbing Ketut Ana Kristina Okadhana.
Prestasi tersebut diraih melalui karya inovatif berjudul “Tirta Subak: Preserving Bali’s Living Cultural Heritage Through Sustainable Tourism and Community Empowerment.”
Gagasan tersebut berangkat dari keprihatinan terhadap ancaman alih fungsi lahan pertanian, sekaligus tantangan dalam menjaga keberlangsungan tradisi dan budaya Bali di tengah perkembangan zaman.
Melalui inovasi tersebut, tim menghadirkan platform situs web interaktif yang dirancang untuk memberikan edukasi mengenai kebudayaan Subak, mempromosikan ekowisata, sekaligus mendorong pemberdayaan masyarakat lokal secara lebih terstruktur.
Sempat Terkendala Dana
Di balik keberhasilan tersebut, perjalanan kelima siswa menuju panggung internasional ternyata tidak mudah. Kendala pendanaan sempat menjadi hambatan serius yang hampir mengurungkan keberangkatan mereka ke Malaysia.
Persoalan tersebut kemudian disampaikan kepada Bupati Jembrana I Made Kembang Hartawan saat para siswa melakukan audiensi bersama orang tua, kepala sekolah, dan guru pendamping.
Merespons kondisi tersebut, Bupati Kembang kemudian mengupayakan dukungan finansial dengan menggandeng Bank BPD Bali. Upaya tersebut membuahkan bantuan sebesar Rp20 juta yang diberikan kepada kelima siswa untuk membantu kebutuhan biaya keberangkatan dan mengikuti kompetisi di Kuala Lumpur.
Salah satu anggota tim, Ni Putu Vidya Nirmala Suwarbawa, mengaku bangga dapat membawa nama Jembrana ke tingkat internasional.
Ia juga menyampaikan apresiasi kepada pihak-pihak yang telah memberikan dukungan hingga timnya mampu mengikuti kompetisi dan membawa pulang prestasi.
“Terima kasih tidak lupa kami ucapkan kepada sekolah yang selalu mendukung kami, Dinas Pendidikan Provinsi Bali, Bapak Bupati Jembrana yang mendukung penuh, BPD Bali, dan semua pihak yang tidak bisa kami sebut satu per satu sehingga kami bisa sampai pada pencapaian ini,” ujar Vidya.
Prestasi tersebut diharapkan tidak hanya menjadi kebanggaan bagi SMAN 1 Negara dan Kabupaten Jembrana, tetapi juga menjadi inspirasi bagi generasi muda untuk terus berinovasi, menjaga warisan budaya, memberdayakan masyarakat, serta berkontribusi terhadap kelestarian lingkungan.
Prestasi di Malaysia, gagasan tentang Bali. Lima siswa SMANSA Negara membuktikan bahwa menjaga budaya lokal bisa menjadi bagian dari solusi untuk tantangan global.

No comments:
Post a Comment
Redaksi DEWATA NEWS menerima komentar terkait artikel yang ditayangkan di DEWATA NEWS . Isi komentar menjadi tanggung jawab pengirim. Pembaca berhak melaporkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA. Redaksi DEWATA NEWS akan menilai laporan dan berhak memberi peringatan dan menutup akses terhadap pemberi komentar.
Terimakasih
www.dewatanews.com