Tabanan, dewatanews.com — Sebanyak 1.400 peserta dari berbagai wilayah di Bali hingga Banyuwangi turun langsung dalam Gerakan Pengendalian (Gerdal) Hama Tupai yang digelar Panitia Sabha Desa Adat Selabih, Kecamatan Selemadeg Barat, Tabanan, Minggu (20/9).
Kegiatan pengendalian hama tersebut turut diikuti Bupati Tabanan Dr. I Komang Gede Sanjaya, S.E., M.M., bersama Sekda dan jajaran, tokoh adat serta tokoh masyarakat setempat. Bupati Sanjaya bahkan berbaur bersama peserta dan ikut dalam kegiatan perburuan hama tupai yang dipusatkan di sejumlah zona.
Gerdal Hama Tupai ini menjadi bentuk kolaborasi pemerintah dan masyarakat dalam membantu petani mengendalikan hama yang selama ini mengganggu tanaman dan berpotensi menurunkan hasil pertanian.
Desa Selabih sendiri merupakan salah satu wilayah yang memiliki potensi pertanian dan perkebunan, di antaranya kelapa, kopi, sawo dan kakao. Pengendalian hama secara bersama-sama diharapkan dapat membantu melindungi tanaman sekaligus menjaga dan meningkatkan produktivitas pertanian masyarakat.
Dalam pelaksanaannya, kegiatan dibagi menjadi 141 zona yang ditentukan melalui undian. Sebanyak 140 regu peserta ambil bagian, sementara Bupati Sanjaya bersama jajaran berada di Zona 41.
Setiap regu beranggotakan 10 orang sehingga total peserta mencapai sekitar 1.400 orang. Mereka datang dari berbagai Kabupaten/Kota di Bali hingga Banyuwangi.
Kegiatan tersebut juga diramaikan dengan berbagai hadiah. Hadiah utama dari sponsor Agata sebesar Rp5 juta, hadiah undian masing-masing Rp2,5 juta, Rp1,5 juta dan Rp1 juta, serta hadiah Rp500 ribu bagi peserta yang memperoleh tupai terbanyak.
Bupati Sanjaya mengatakan, kegiatan tersebut menjadi bentuk kebersamaan masyarakat dalam membantu petani mengendalikan hama yang selama ini mengganggu hasil pertanian.
“Kegiatan seperti ini merupakan bentuk kebersamaan masyarakat dalam membantu petani mengendalikan hama. Dengan berkurangnya hama tupai, kita harapkan tanaman dan hasil pertanian masyarakat dapat lebih terjaga, sehingga produksi pertanian ke depannya semakin meningkat,” ujarnya.
Salah seorang petani asal Selabih, Wayan Edi, menyambut baik pelaksanaan kegiatan tersebut. Menurutnya, hama tupai selama ini cukup mengganggu dan berpotensi mengurangi hasil pertanian.
Ia mengaku petani kesulitan mengendalikan populasi tupai secara mandiri. Karena itu, keterlibatan masyarakat dan para pemburu dinilai sangat membantu.
“Untuk hama niki, dari petani nike sampun kewalahan tidak sanggup membasmi hama tupai. Sekarang sudah ada semeton-semeton yang membantu, tiang berterimakasih sekali. Harapan untuk ke depan semoga ini bisa berlanjut, semoga hasil pertanian lebih meningkat,” tuturnya.
Hal senada disampaikan Satriya, peserta asal Taman Punggul, Abiansemal. Ia menegaskan, keterlibatan para pemburu bukan semata-mata untuk membasmi tupai, melainkan membantu masyarakat dengan mengurangi populasi hama yang mengganggu pertanian.
“Intinya kami ingin membantu, bukan membasmi. Kami dari pemburu membantu masyarakat dengan mengurangi tupai yang menjadi hama di sini,” ujarnya.
Selain pengendalian hama, kegiatan tersebut juga dirangkaikan dengan pelayanan kesehatan masyarakat oleh UPTD Puskesmas Selemadeg Barat serta vaksinasi Hewan Penular Rabies (HPR) yang dilaksanakan Puskesmas/Puskeswan 3 Megati.
Rangkaian kegiatan tersebut memperkuat kolaborasi pemerintah, masyarakat, petani dan berbagai pihak dalam menjaga kesehatan lingkungan, hewan serta keberlangsungan sektor pertanian.
Melalui Gerdal Hama Tupai, masyarakat Selabih menunjukkan bahwa upaya menjaga produktivitas pertanian tidak hanya menjadi tanggung jawab petani, tetapi dapat dilakukan secara gotong royong dengan melibatkan pemerintah dan masyarakat luas.

No comments:
Post a Comment
Redaksi DEWATA NEWS menerima komentar terkait artikel yang ditayangkan di DEWATA NEWS . Isi komentar menjadi tanggung jawab pengirim. Pembaca berhak melaporkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA. Redaksi DEWATA NEWS akan menilai laporan dan berhak memberi peringatan dan menutup akses terhadap pemberi komentar.
Terimakasih
www.dewatanews.com