Jakarta, dewatanews.con - Bupati Buleleng I Nyoman Sutjidra bersama Ketua TP PKK Ny. Wardhany Sutjidra menghadiri peluncuran kerja sama Indonesia–Denmark di bidang peternakan, khususnya pengembangan peternakan babi, yang digelar di Jakarta, Selasa (14/7).
Kegiatan ini dihadiri jajaran Kementerian Pertanian, termasuk Direktur Kesehatan Hewan dan Direktur Karantina Hewan, serta difasilitasi oleh SOW Denmark.
Dalam sambutannya, para narasumber menegaskan pentingnya penerapan Good Farming Practices dan biosecurity sebagai fondasi utama dalam budidaya ternak babi. Penerapan biosecurity yang optimal dinilai krusial untuk mencegah penyebaran penyakit, meningkatkan produktivitas, serta menghasilkan produk peternakan yang sehat, aman, dan berstandar internasional.
Selain itu, peluang pasar ekspor produk peternakan babi disebut masih sangat menjanjikan, terutama ke negara seperti Singapura, Thailand, dan Tiongkok yang memiliki permintaan tinggi.
Melalui penguatan kerja sama Indonesia–Denmark, diharapkan kualitas dan daya saing peternakan nasional semakin meningkat sehingga mampu menembus pasar global. Kolaborasi ini juga diyakini dapat membuka peluang investasi, meningkatkan pendapatan peternak, serta menciptakan lapangan kerja baru, termasuk di daerah penghasil ternak seperti Kabupaten Buleleng.
Kehadiran Bupati Buleleng dalam kegiatan ini menjadi wujud komitmen Pemerintah Kabupaten Buleleng dalam mendorong pengembangan sektor peternakan yang modern, berkelanjutan, dan berdaya saing melalui kolaborasi internasional.

No comments:
Post a Comment
Redaksi DEWATA NEWS menerima komentar terkait artikel yang ditayangkan di DEWATA NEWS . Isi komentar menjadi tanggung jawab pengirim. Pembaca berhak melaporkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA. Redaksi DEWATA NEWS akan menilai laporan dan berhak memberi peringatan dan menutup akses terhadap pemberi komentar.
Terimakasih
www.dewatanews.com