Denpasar, dewatanews.com — Pengembangan desa berbasis potensi lokal tak cukup digerakkan lewat program seremonial dan solusi instan. Prinsip inilah yang diusung mahasiswa Kuliah Kerja Nyata Pembelajaran Pemberdayaan Masyarakat (KKN PMM) Reguler Universitas Warmadewa (Unwar) dalam merancang program pengabdian jangka panjang di Desa Abang, Kecamatan Abang, Kabupaten Karangasem, Bali.
Melalui pendekatan partisipatif, mahasiswa berkolaborasi langsung dengan pemerintah desa, tokoh masyarakat, dan warga setempat untuk membongkar serta memetakan aset desa yang belum terkelola optimal. Pemetaan ini menyasar sektor vital seperti pertanian, lingkungan, sosial-ekonomi, hingga penguatan kapasitas sumber daya manusia.
Dosen Pendamping Lapangan (DPL) dari Fakultas Pertanian, Sains, dan Teknologi Unwar, Gede Agus Surya Pratama, S.St.Pi., M.P., menegaskan bahwa KKN PMM kali ini digagas untuk memutus pola pengabdian konvensional yang kerap berhenti saat masa tugas mahasiswa usai.
"Pendekatan yang kami tekankan adalah partisipatif. Mahasiswa tidak datang membawa solusi instan dari luar, melainkan duduk bersama masyarakat untuk menggali potensi berbasis sumber daya lokal. Tujuan utamanya agar program pemberdayaan ini memiliki keberlanjutan dan dapat terus dijalankan warga secara mandiri bahkan setelah KKN berakhir," ujar Gede Agus Surya Pratama saat dikonfirmasi di Denpasar, Jumat (31/7).
Ia menambahkan, sinergi yang kuat antara perguruan tinggi dan pemerintah desa menjadi kunci agar seluruh gagasan inovatif mahasiswa presisi menyasar prioritas pembangunan desa. Antusiasme dan keterlibatan aktif warga Abang sepanjang perencanaan hingga eksekusi program menjadi jaminan utama keberlanjutan tersebut.
Bagi mahasiswa Unwar, pengabdian di Desa Abang sekaligus menjadi ruang uji bagi ilmu akademis di tengah realitas sosial. Interaksi ini melatih kepekaan, kepemimpinan, dan kemampuan pemecahan masalah secara nyata.
Kerja sama partisipatif ini diharapkan tak memudar usai perpisahan KKN, melainkan menjadi fondasi kemitraan berkelanjutan antara Unwar dan Desa Abang menuju kemandirian serta daya saing desa yang berkelanjutan.

No comments:
Post a Comment
Redaksi DEWATA NEWS menerima komentar terkait artikel yang ditayangkan di DEWATA NEWS . Isi komentar menjadi tanggung jawab pengirim. Pembaca berhak melaporkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA. Redaksi DEWATA NEWS akan menilai laporan dan berhak memberi peringatan dan menutup akses terhadap pemberi komentar.
Terimakasih
www.dewatanews.com