1.200 Lebih Peserta Ikut Adu Cepat Perahu Mini Serangkaian Lovina Festival 2026 - Dewata News

Breaking News

Gold Ads (1170 x 350)

7/25/26

1.200 Lebih Peserta Ikut Adu Cepat Perahu Mini Serangkaian Lovina Festival 2026


Buleleng, dewatanews.com - Lovina Festival (Lovfest) 2026 kian menegaskan gaungnya di tingkat nasional setelah resmi masuk Kharisma Event Nusantara (KEN). Antusiasme itu memuncak pada pembukaan Bupati Buleleng Mini Sailboat Tournament II di Pantai Tasik Madu, Lovina, Sabtu (25/7), yang sukses menyedot lebih dari 1.200 peserta dari berbagai daerah, bahkan hingga luar Pulau Bali.

Ajang bahari bergengsi dengan total hadiah Rp35 juta ini bukan sekadar lomba, tetapi juga panggung besar bagi tradisi maritim Buleleng. Dibuka oleh perwakilan Bupati Buleleng, Asisten Perekonomian dan Pembangunan Setda, Putu Ayu Reika Nurhaeni, turnamen ini disebut sebagai magnet utama dalam rangkaian Lovfest 2026 sekaligus wadah silaturahmi dan prestasi komunitas bahari.

“Partisipasi 1.230 peserta tahun ini sangat luar biasa. Ini membuktikan daya tarik event ini tidak hanya di Buleleng, tetapi juga hingga luar daerah,” ujarnya.

Lebih dari sekadar tontonan, lomba perahu layar mini menjadi simbol identitas masyarakat pesisir—memadukan kreativitas, ketekunan, dan sportivitas dalam tradisi yang terus hidup. Pemerintah daerah pun berharap turnamen ini terus berkembang sebagai agenda tahunan yang mampu menggerakkan ekonomi sekaligus memperkuat pariwisata Buleleng.

Di sisi lain, Kepala Dinas Pertanian, Ketahanan Pangan, dan Perikanan menegaskan bahwa kegiatan ini menjadi upaya nyata membangkitkan semangat kebaharian Bali Utara sekaligus melestarikan warisan budaya perahu layar mini.

Antusiasme peserta pun tak main-main. Salah satunya, rombongan dari Desa Temukus membawa hingga 56 armada perahu setelah melakukan persiapan selama tiga bulan. Pembuatan satu perahu bahkan membutuhkan waktu minimal lima hari dengan material kayu pilihan dan layar dari plastik layangan yang dirancang khusus agar mampu menangkap angin secara optimal.

Meski tantangan alam seperti arus dan angin tak menentu sempat menguji, semangat para peserta tak surut. Dengan keberanian dan persiapan matang, mereka tetap optimistis mengarungi lintasan—menjadikan laut Lovina bukan hanya arena lomba, tetapi juga panggung kebanggaan tradisi bahari Buleleng.

No comments:

Post a Comment

Redaksi DEWATA NEWS menerima komentar terkait artikel yang ditayangkan di DEWATA NEWS . Isi komentar menjadi tanggung jawab pengirim. Pembaca berhak melaporkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA. Redaksi DEWATA NEWS akan menilai laporan dan berhak memberi peringatan dan menutup akses terhadap pemberi komentar.

Terimakasih
www.dewatanews.com