Jembrana, dewatanews.com - Polres Jembrana Komitmen mendukung Program Makan Bergizi Gratis (MBG) dengan terus melakukan pengawasan ketat terhadap kualitas dan keamanan pangan. Kali ini, Selasa (2/6), Sidokkes Polres Jembrana kembali melakukan Food Safety pada Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Polres Jembrana. Seluruh menu yang akan didistribusikan kepada penerima manfaat dinyatakan aman, sehat, dan layak untuk dikonsumsi.
Pemeriksaan ini dilakukan sebagai langkah preventif untuk memastikan makanan yang disajikan kepada anak sekolah, ibu hamil, ibu menyusui, dan balita memenuhi standar keamanan pangan sesuai ketentuan yang berlaku.
Petugas kesehatan Sidokkes Polres Jembrana melaksanakan serangkaian pemeriksaan terhadap delapan jenis makanan dan satu minuman menggunakan metode uji kimia kualitatif (test kit), uji organoleptik, serta pemeriksaan kualitas dan keamanan pangan.
Dari hasil uji kimia kualitatif, seluruh sampel makanan dinyatakan negatif terhadap kandungan bahan berbahaya seperti formalin (formaldehyde), nitrit, arsen, sianida, dan boraks. Hasil tersebut menunjukkan bahwa seluruh bahan pangan yang digunakan aman dan layak dikonsumsi.
Selain itu, pemeriksaan organoleptik yang meliputi aroma, rasa, warna, serta kondisi fisik makanan juga menunjukkan hasil yang baik. Tidak ditemukan tanda-tanda pembusukan, kontaminasi jamur, kotoran, maupun serangga. Makanan disajikan dalam wadah yang bersih, tertutup, dan sesuai dengan standar porsi yang telah ditetapkan.
Pemeriksaan lanjutan terhadap kualitas bahan pangan turut dilakukan melalui uji sensitivitas daging pada menu Chicken Meat Ball Vegge. Hasil pengujian menunjukkan negatif, yang berarti daging yang digunakan dalam kondisi segar dan bukan berasal dari daging tidak layak konsumsi. Sementara itu, pengujian residu pestisida pada bahan sayuran seperti mentimun, wortel, dan buncis juga menunjukkan hasil negatif.
Untuk memastikan tingkat kematangan makanan, petugas melakukan pengukuran suhu internal pada menu Chicken Meat Ball Vegge menggunakan food thermometer. Hasil pengukuran mencapai 95,4 derajat Celsius, jauh di atas batas minimum aman sebesar 71 derajat Celsius, sehingga dinyatakan matang sempurna dan aman untuk dikonsumsi.
PS. Kasi Dokkes Polres Jembrana, Aiptu Gst Ngurah Adi Sadnyana Putra, usai pemeriksaan menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bagian penting dari pengawasan berkelanjutan guna menjamin kualitas makanan yang disalurkan melalui Program Makan Bergizi Gratis.
“Pemeriksaan ini dilakukan untuk memastikan setiap makanan yang disajikan kepada penerima manfaat benar-benar memenuhi standar keamanan pangan, bebas dari bahan berbahaya, bergizi, serta layak untuk dikonsumsi. Hasil pemeriksaan hari ini menunjukkan seluruh menu dalam kondisi aman dan sesuai standar,” terangnya.
Sementara, Kasi Humas Polres Jembrana, Ipda I Putu Budi Arnaya, mengapresiasi langkah pengawasan yang dilakukan Sidokkes sebagai bentuk tanggung jawab Polri dalam mendukung program peningkatan gizi masyarakat.
“Program Makan Bergizi Gratis tidak hanya berfokus pada pemenuhan kebutuhan gizi, tetapi juga memastikan keamanan pangan yang dikonsumsi masyarakat. Melalui pengawasan yang dilakukan secara rutin dan profesional oleh Sidokkes, Polres Jembrana berkomitmen menjaga kualitas layanan sehingga manfaat program dapat dirasakan secara optimal oleh para penerima,” ujarnya.
Lebih lanjut ia menyebutkan, dari hasil pemeriksaan yang seluruhnya memenuhi standar keamanan pangan, menu MBG yang disiapkan di SPPG Polres Jembrana dinyatakan aman, sehat, dan siap didistribusikan kepada para penerima manfaat.
"Program ini diharapkan mampu mendukung peningkatan kualitas kesehatan dan gizi masyarakat, khususnya generasi muda, ibu hamil, ibu menyusui, dan balita di Kabupaten Jembrana," pungkas Ipda Budi Arnaya.

No comments:
Post a Comment
Redaksi DEWATA NEWS menerima komentar terkait artikel yang ditayangkan di DEWATA NEWS . Isi komentar menjadi tanggung jawab pengirim. Pembaca berhak melaporkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA. Redaksi DEWATA NEWS akan menilai laporan dan berhak memberi peringatan dan menutup akses terhadap pemberi komentar.
Terimakasih
www.dewatanews.com