Gerindra-PSI DPRD Bali Rombak Personel Pansus TRAP - Dewata News

Breaking News

Gold Ads (1170 x 350)

3/25/26

Gerindra-PSI DPRD Bali Rombak Personel Pansus TRAP


Denpasar, dewatanews.com - Fraksi Partai Gerindra (Gerindra-PSI) DPRD Provinsi Bali resmi melakukan perombakan personel dalam Panitia Khusus Tata Ruang, Aset, dan Perizinan (Pansus TRAP) per Maret 2026. Langkah ini dilakukan sebagai bagian dari penyegaran kinerja setelah masa tugas pansus diperpanjang hingga September 2026.

Perubahan ini menandai upaya memperkuat fungsi pengawasan, khususnya dalam isu tata ruang dan perizinan di Bali. Berikut susunan terbaru dari Fraksi Gerindra-PSI:
  • Anggota Baru: Dyah Setuti resmi bergabung untuk memperkuat pengawasan perizinan dan tata ruang.
  • Anggota Bertahan: I Gede Harja Astawa tetap menjadi bagian dari pansus dan melanjutkan perannya.
Perombakan ini tidak terlepas dari keputusan DPRD Bali yang memperpanjang masa kerja Pansus TRAP selama enam bulan. Awalnya, pansus dijadwalkan berakhir pada awal Maret 2026. Perpanjangan ini bertujuan mengintensifkan pengawasan terhadap berbagai persoalan krusial, seperti:
  • Alih fungsi lahan
  • Dugaan praktik nominee
  • Pelanggaran tata ruang oleh pelaku usaha
Seluruh fraksi di DPRD Bali, termasuk PDI Perjuangan, Partai Golkar, serta koalisi Demokrat-NasDem, diminta melakukan penyesuaian anggota. Total terdapat 15 kursi anggota pansus yang diisi guna memastikan efektivitas kerja dan menghadirkan perspektif baru dalam pembahasan.

Pansus TRAP tetap dipimpin oleh I Made Supartha dari PDI Perjuangan. Di bawah kepemimpinannya, pansus berfokus menindaklanjuti berbagai dugaan pelanggaran tata ruang yang dinilai semakin kompleks di Bali.

Keberadaan Pansus TRAP menjadi sangat strategis di tengah pesatnya pembangunan dan investasi di Bali. Pengawasan yang ketat diharapkan mampu:

Menjaga keseimbangan antara pembangunan dan lingkungan
Melindungi ruang hidup masyarakat lokal
Menjamin kepatuhan terhadap regulasi perizinan

No comments:

Post a Comment

Redaksi DEWATA NEWS menerima komentar terkait artikel yang ditayangkan di DEWATA NEWS . Isi komentar menjadi tanggung jawab pengirim. Pembaca berhak melaporkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA. Redaksi DEWATA NEWS akan menilai laporan dan berhak memberi peringatan dan menutup akses terhadap pemberi komentar.

Terimakasih
www.dewatanews.com