Jembrana, dewatanews.com – Seorang warga negara asing (WNA) asal Polandia, Marcin Dawid Ryzycki, dilaporkan hilang setelah berenang di perairan Pantai Tembles, Desa Penyaringan, Kecamatan Mendoyo, Kabupaten Jembrana, Bali.
Hingga pencarian hari pertama berakhir, keberadaan WNA tersebut belum diketahui. Tim SAR gabungan pun terus mengoptimalkan pencarian dengan menyisir kawasan pesisir dan sekitar lokasi kejadian.
Peristiwa tersebut terjadi pada Minggu (30/8) malam. Korban diketahui berenang di kawasan Pantai Tembles. Namun, setelah beberapa waktu, korban tidak kunjung kembali ke daratan. Kondisi tersebut kemudian dilaporkan hingga upaya pencarian dilakukan oleh tim SAR gabungan.
Pencarian hari pertama dilaksanakan pada Senin (31/8) mulai pukul 14.00 WITA hingga 16.45 WITA. Petugas melakukan penyisiran di sepanjang pesisir Pantai Tembles serta sejumlah area di sekitar lokasi yang diperkirakan berkaitan dengan keberadaan korban.
Sejumlah unsur terlibat dalam pencarian tersebut, di antaranya Ditpolairud Polda Bali, Satpolairud Polres Jembrana, Basarnas Jembrana, TNI AL, serta Brimob Batalyon C Pelopor.
Selain melakukan penyisiran, tim SAR juga berkoordinasi dengan masyarakat sekitar untuk menggali informasi yang dapat membantu proses pencarian. Warga yang mengetahui atau menemukan tanda-tanda yang berkaitan dengan keberadaan korban diminta segera melaporkannya kepada petugas.
Namun hingga pencarian dihentikan sementara pada pukul 16.45 WITA, Marcin Dawid Ryzycki belum ditemukan. Seluruh personel kemudian kembali ke posko untuk beristirahat, sekaligus melakukan evaluasi dan koordinasi terkait perkembangan pencarian berikutnya.
Kasat Polairud Polres Jembrana AKP I Putu Suparta mengatakan, pencarian terhadap WNA tersebut akan terus dioptimalkan bersama seluruh unsur SAR dengan tetap memperhatikan keselamatan personel di lapangan.
“Kami bersama tim SAR gabungan terus mengoptimalkan pencarian dan berkoordinasi terhadap setiap informasi yang diterima. Kami juga mengajak masyarakat di sekitar Pantai Tembles untuk segera menyampaikan informasi kepada petugas apabila mengetahui atau menemukan sesuatu yang berkaitan dengan keberadaan korban,” ujar AKP I Putu Suparta.
AKP Suparta menambahkan, Polres Jembrana mengapresiasi sinergi seluruh unsur SAR serta kepedulian masyarakat yang turut mendukung proses pencarian. Setiap informasi yang diterima akan ditindaklanjuti dan dikoordinasikan sesuai kondisi di lapangan.
Polres Jembrana juga mengimbau masyarakat maupun wisatawan yang beraktivitas di kawasan perairan agar selalu mengutamakan keselamatan. Kondisi cuaca, gelombang, dan arus laut perlu menjadi perhatian sebelum melakukan aktivitas di laut.
Masyarakat juga diingatkan untuk tidak memaksakan diri beraktivitas di perairan apabila kondisi dinilai tidak memungkinkan.
“Apabila membutuhkan bantuan kepolisian atau mengetahui informasi yang berkaitan dengan situasi keamanan dan ketertiban masyarakat, segera hubungi Call Center Polisi 110. Layanan ini siap menerima laporan dan pengaduan masyarakat,” pungkasnya.

No comments:
Post a Comment
Redaksi DEWATA NEWS menerima komentar terkait artikel yang ditayangkan di DEWATA NEWS . Isi komentar menjadi tanggung jawab pengirim. Pembaca berhak melaporkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA. Redaksi DEWATA NEWS akan menilai laporan dan berhak memberi peringatan dan menutup akses terhadap pemberi komentar.
Terimakasih
www.dewatanews.com