Kulkul Dibunyikan Pagi Hari, Bali Bangkitkan Gotong Royong dari Desa - Dewata News

Breaking News

Gold Ads (1170 x 350)

8/2/26

Kulkul Dibunyikan Pagi Hari, Bali Bangkitkan Gotong Royong dari Desa


Buleleng, dewatanews.com – Dentang kulkul sejak subuh menjadi tanda dimulainya gerakan bersama warga Desa Sembiran, Kecamatan Tejakula, Sabtu (2/8). Momentum ini menjadi bagian dari monitoring dan evaluasi (monev) Gerakan Kulkul PKK dan Posyandu yang digelar Pemerintah Provinsi Bali secara serentak di sembilan kabupaten/kota.

Desa Sembiran dipilih sebagai salah satu lokasi pemantauan untuk melihat langsung implementasi gerakan berbasis masyarakat tersebut. Tim monitoring di Buleleng terdiri dari Kepala Dinas PMD Dukcapil Provinsi Bali Dr. I Made Dwi Dewata, S.STP., M.Si.; Sekretaris II TP PKK Provinsi Bali I Nyoman Mendra; serta Ketua Bidang IV TP PKK Provinsi Bali dr. A.A. Sagung Mas Dwipayani, M.Kes.

Kegiatan diawali dengan gotong royong membersihkan pekarangan rumah, telajakan, balai banjar, wantilan, hingga tempat ibadah bersama masyarakat. Setelah itu, dilanjutkan dengan sosialisasi Gerakan Kulkul PKK dan Posyandu yang diharapkan dapat dilakukan rutin setiap bulan.

Sagung Mas Dwipayani menegaskan bahwa gerakan ini bukan hanya tanggung jawab kader PKK, melainkan gerakan kolektif seluruh masyarakat desa. “Ini adalah upaya bersama untuk membangun lingkungan bersih, sehat, serta memperkuat kepedulian sosial dan budaya gotong royong,” ujarnya.

Dalam sosialisasi, dijelaskan pula tata cara pemukulan kulkul sebagai penanda kegiatan. Kulkul pertama dipukul pukul 05.45 Wita sebanyak tiga kali dengan ritme “tung… tung… tung…”. Selanjutnya, pukul 06.00 Wita kulkul kembali dipukul dua kali sebagai tanda warga mulai melakukan kegiatan bersih-bersih dari pekarangan rumah, telajakan, hingga fasilitas umum.

Perbekel Desa Sembiran, I Ketut Gede Dony Widhi Ariawan, menyebutkan bahwa budaya gotong royong sebenarnya telah lama hidup di tengah masyarakat. “Gerakan ini semakin menguatkan kembali semangat kebersamaan warga dalam menjaga lingkungan,” katanya.

Selain pembinaan, Pemprov Bali juga menyalurkan bantuan sosial berupa 400 kilogram beras kepada warga yang membutuhkan sebagai bentuk kepedulian sosial.

Usai sosialisasi, tim monev meninjau langsung pelaksanaan di lapangan. Hasilnya, gerakan di Desa Sembiran dinilai telah berjalan baik, meski masih perlu peningkatan partisipasi agar lebih merata.

Melalui kegiatan ini, Pemerintah Provinsi Bali berharap Gerakan Kulkul PKK dan Posyandu dapat terus berkelanjutan sebagai gerakan masyarakat, sekaligus memperkuat budaya gotong royong, kebersihan lingkungan, dan solidaritas sosial di Bali.

No comments:

Post a Comment

Redaksi DEWATA NEWS menerima komentar terkait artikel yang ditayangkan di DEWATA NEWS . Isi komentar menjadi tanggung jawab pengirim. Pembaca berhak melaporkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA. Redaksi DEWATA NEWS akan menilai laporan dan berhak memberi peringatan dan menutup akses terhadap pemberi komentar.

Terimakasih
www.dewatanews.com