Badung, dewatanews.com — Seorang remaja berusia 17 tahun dilaporkan hilang setelah terseret arus saat berenang di Pantai Pererenan, Kecamatan Mengwi, Kabupaten Badung, Sabtu (11/7) sore. Hingga Minggu (12/7), Tim SAR Gabungan masih terus melakukan upaya pencarian dengan mengerahkan rubber boat, jetski, hingga drone thermal.
Korban diketahui bernama Made Cristian Jonathan (17), warga Jalan Tibung Anyar, Banjar Kwanji, Desa Dalung, Kecamatan Kuta Utara, Kabupaten Badung. Ia dilaporkan terseret arus sekitar pukul 17.40 Wita.
Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Kelas A Denpasar, I Nyoman Sidakarya, mengatakan pihaknya menerima laporan dari Polair Polsek Kuta Utara pada Minggu pagi dan langsung mengerahkan tim rescue ke lokasi kejadian.
“Kami menerima informasi pagi tadi dari Polair Polsek Kuta Utara dan segera mengerahkan tim rescue menuju lokasi kejadian,” ujarnya.
Berdasarkan informasi yang dihimpun, korban saat itu berenang bersama dua rekannya sekitar pukul 17.00 Wita. Namun, gelombang yang cukup besar menyeret korban ke tengah laut. Satu rekannya berhasil menyelamatkan diri, sementara seorang lainnya berhasil dievakuasi oleh Tim Balawista Pantai Pererenan.
Dalam operasi pencarian, Tim SAR Gabungan mengerahkan satu unit rubber boat untuk menyisir lokasi kejadian. Namun, tingginya gelombang menjadi kendala dalam proses pencarian.
“Upaya pencarian telah dilakukan dengan mengerahkan satu unit rubber boat di lokasi kejadian. Namun, gelombang yang cukup tinggi sedikit menyulitkan tim rescue dalam melakukan penyisiran,” tambah Nyoman.
Selain itu, satu unit jetski juga diterjunkan untuk memperluas area pencarian di perairan. Tim SAR Gabungan bersama keluarga korban turut memanfaatkan empat unit drone, termasuk satu drone thermal milik Basarnas, guna melakukan pemantauan dari udara.
“Untuk penyisiran udara, kami mengerahkan empat unit drone, terdiri atas satu drone thermal dari Basarnas dan tiga drone milik keluarga korban. Langkah ini dilakukan agar apabila korban terlihat dari udara, tim di laut dapat segera melakukan evakuasi,” jelasnya.
Hingga operasi pencarian dihentikan pada Minggu sore, korban belum berhasil ditemukan. Pencarian akan kembali dilanjutkan pada Senin (13/7/2026) mulai pukul 06.00 Wita.
Operasi SAR melibatkan sejumlah unsur, di antaranya Polair Polres Badung, Balawista Pantai Munggu, Balawista Pantai Pererenan, Balawista Pantai Kuta, Babinsa Desa Munggu, Linmas Desa Munggu, serta keluarga korban.

No comments:
Post a Comment
Redaksi DEWATA NEWS menerima komentar terkait artikel yang ditayangkan di DEWATA NEWS . Isi komentar menjadi tanggung jawab pengirim. Pembaca berhak melaporkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA. Redaksi DEWATA NEWS akan menilai laporan dan berhak memberi peringatan dan menutup akses terhadap pemberi komentar.
Terimakasih
www.dewatanews.com