Antisipasi Sampah Rumah Tangga, Program Olah Sampah Desa Harus Diberdayakan - Dewata News

Breaking News

7/11/21

Antisipasi Sampah Rumah Tangga, Program Olah Sampah Desa Harus Diberdayakan

 

Denpasar, dewatanews.com - Bicara sampah tanpa di kelola dengan baik kedepanya bisa menjadi persolan yang sangat memprihatinkan terutamanya buat Bali. Apalagi yang nasih sulit ditangani adalah sampah rumah tangga, dan hal itu akan menjadi Pekerjaan Rumah (PR) buat pemerintah.

Maka itu, sangat perlu secepatnya harus mendukung program pemerintah lewat program olah sampah desa. Paling tidak pemerintah melalui peran desa adat nantinya bisa menyedikan lahat tempat pembuangan sampah akhir terutamanya untuk sampah rumah tangga. 

"Karena kita ketahui sampah rumah tangga terus mengalami peningkatan, nah kalau tidak kita atasi dari sekarang lewat program olah sampah desa yang sudah dirancang oleh pemerintah. Takutnya sampah rumah tangga akan sulit diatasi kedepanya," ujar Ketua Komisi IV DPRD Bali Ir. I Gusti Putu Budiarta, Minggu (11/7) saat mengadakan pertemuan di wilayah desa setempat. 

Lanjutnya, dengan adanya program olah sampah desa yang akan diterapkan dimasing-masing desa, maka dipastikan sampah rumah tangga akan segera bisa teratasi. Caranya lewat pemilahan sampah dimasing-masih rumah tangga dengan menyediakan dua tempat sampah yang nantinya akan dipilah yakni sampah organik dan sampah non organik. 

"Jika ini bisa dilakukan dimasing-masing rumah tangga, dipastikan tidak akan ada lagi dilema persoalan sampah. Hanya tinggal pemerintah nantinya bisa fokus menyiapakan Tempat Pembuangan Akhir (TPA) saja," ucapnya. 

Sembari menyampaikan, terkiat program olah sampah desa ini sudah ada yang menjadi pilot projeknya yakni  Desa Sumerta Kaja. Apalagi program ini dirasakan sangat tepat untuk nantinya bisa mengatasi persolan sampah rumah tangga. 

"Selain itu, alat pengolahan sampah sudah siap, hanya tinggal dipergunakan. Dan masing-masing desa nantinya bisa belajar dengan alat pengolahan sampah yang sudah ada tentang bagaimana caranya penggunaanya," imbuhnya. 

Dijelaakan, terkait alat pengolah sampah ini, pihak DPRD Bali juga sudah berkordinasi dengan Wakil Walikota I Kadek Agus Arya Wibawa, dan hal tersebut disambut baik. Dan kemungkinan program olah sampah ini akan segera diterapkan dimasing-masing desa. Karena dibuatkanya program olah sampah ini adalah untuk menindaklanjuti terkait keterbatasan TPA yang juga masih menjadi permasalahan. 

"Kemudian untuk hasil akhir dari pengolah sampah ini adalah bisa dijadikan sumber energi terutamanya sebagai pasokan listrik yang akan dikelola oleh PLN /Indonesia Power," Jelasnya. 

Gung Budiarta menambahkan, dengan alat pengolahan sampah ini kedepanya sangat bisa bermanfaat sekali buat Bali. Selain itu, dari sampah yang sudah di olah twesebit akan ada nilai ekonimisnya. 

"Jadi intinya alah pengolahan sampah rumah tangga ini sangat twpat nantinya diberdayakan dimasing-masing desa. Hanya sekarang bagaimana pemerintah melalui desa bisa terus mengedukasi masyarakat agar bisa memilah yang mana sampah organik dan sampah non organik," tambahnya. (DN - Bdi)

No comments:

Post a Comment

Redaksi DEWATA NEWS menerima komentar terkait artikel yang ditayangkan di DEWATA NEWS . Isi komentar menjadi tanggung jawab pengirim. Pembaca berhak melaporkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA. Redaksi DEWATA NEWS akan menilai laporan dan berhak memberi peringatan dan menutup akses terhadap pemberi komentar.

Terimakasih
www.dewatanews.com