Peringatan 70 Tahun Bhuana Kertha dan 61 Tahun LVRI

Buleleng, Dewata News. Com —  Monumen Bhuana Kerta di Desa Panji, Kecamatan Sukasada  merupakan bukti monumental perjuangan para pemuda...


Buleleng, Dewata News. Com — Monumen Bhuana Kerta di Desa Panji, Kecamatan Sukasada merupakan bukti monumental perjuangan para pemuda di Kabupaten Buleleng ketika mengucap Ikrar dibangunnya Pura Republik dan menanam dua pohon beringin di kawasan yang penuh heroic dibarengi nilai magis yang sampai saat ini auranya masih terasa.

Begitu monumental Monumen Perjuangan Bhuana Kerta di Panji, sehingga setiap peringatan HUT Lembaga Veteran Republik Indonesia (LVRI) senantiasa di gelar di pelataran monument dimaksud. Bahkan, ketika PDI Perjuangan memperingati ulang tahunnya tanggal 10 Januari 2017 lalu, Monumen Perjuangan yang penuh eroik dengan ikrar perjuangan itu oleh Ketut Wijana yang lebih dikenal dengan nama Pak Item dan kawan-kawan seperjuangan menjadi saksi.

Ketika menjadi Inspektur Upacara pada upacara bendera memperingati 70 Tahun Monumen Bhuana Kertha dan 60 Tahun LVRI, hari Rabu (17/01), Bupati Buleleng Putu Agus Suradnyana,ST menghimbau agar para pemuda penerus Bangsa senantiasa menanamkan semangat para pejuang dan memberikan penghormatan kepada para pahlawan.

”Para pemuda penerus bangsa  agar senantiasa  menghormati  jasa-jasa para pahlawan yang telah berjuang untuk kemerdekaan bangsa dan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) serta menyatukan tekad dan langkah guna mewujudkan cita-cita para pahlawan,  dengan bekerja keras, ulet, jujur serta penuh pengabdian kepada Bangsa dan Negara Republik Indonesia,” kata Bupati Agus Suradnyana.

Bupati PAS sapaan akrab Putu Agus Suradnyana juga berharap agar generasi muda selalu mengamalkan nilai-nilai luhur yang di wariskan oleh para pahlawan,  dengan mengaktualisasikan kedalam sikap prilaku di kehidupan sehari-hari, bahwa bagaimana sulitnya masa-masa perjuangan para pahlawan dalam memperjuangkan kemerdekaan sampai titik darah penghabisan.”Nilai-nilai perjuangan para pahlawan perlu kita tanamkan untuk menjaga NKRI dalam situasi kekinian,” imbuhnya.

Upacara peringatan yang berlangsung khidmat dan khusuk itu diikuti oleh Forum Koordinasi Pimpinan Daerah Kabupaten Buleleng, para Pimpinan OPD lingkup Pemkab Buleleng, TNI/Polri, PNS, Linmas,  SMA/SMK, SMP dan SD  di Kec. Sukasada.

Sementara itu, Ketua LVRI Kabupaten Buleleng  Wayan Suanda mengatakan, kalau para pahlawan dulu berjuang tanpa pamrih tanpa ada satu kemauan atau angan-angan lainnya, tidak mengharapakan  jabatan, harta, pangkat atau kedudukan. Para pejuang dulu hanya bertekad berjuang  untuk Negara Kesatuan Republik Indonesia serta membuat ikrar yang berbunyi ”Bila Indonesia Menang maka di Tempat ini akan dibuat Pura yang bernuansa Republik” ucap Wayan Suanda.

Wayan Suanda juga berharap kepada generasi muda untuk tetap mempertahankan jiwa semangat perjuagngan 45 dengan jalan repolusi mental. ”Seperti yang dikatakan Bapak Presiden Jokowi, Revolusi mental, supaya jiwanya tidak goyah,  tetap membela Negara, semangat untuk maju  menciptakan ke adilan dan kesejahtraan masyarakat” ucapnya. (DN ~ TiR).—

Berita Terkait

Kabar Buleleng 4417251741749549966

Post a Comment

Redaksi DEWATA NEWS menerima komentar terkait artikel yang ditayangkan di DEWATA NEWS . Isi komentar menjadi tanggung jawab pengirim. Pembaca berhak melaporkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA. Redaksi DEWATA NEWS akan menilai laporan dan berhak memberi peringatan dan menutup akses terhadap pemberi komentar.

Terimakasih
www.dewatanews.com

emo-but-icon

YURA Shop

item